KENDARI, tirtamedia.id – Pengeroyokan menimpa seorang mahasiswa Teknik Vokasi Universitas Halu Oleo (UHO).
Mahasiswa bernama Windi Agustin Putri (20) babak belur dianiaya oleh dua orang seniornya Sitti Fatimah dan Nurul Izzatin di Gedung Vokasi UHO.
Muhammad Eka Faturrahman, Kapolresta Kendari menjelaskan kejadian itu bermula saat korban hendak mengambil baju PDH D3 Teknik Sipil yang dibagikan di ruang Vokasi UHO pada sore hari.
Sekira pukul 01.00 WITA dini hari kedua seniornya melakukan penganiayaan terhadap korban hingga menyebabkan luka pada bagian wajah sehingga korban mengalami luka-luka.
“Korban mengalami luka pada bagian mata sebelah kiri dan kanan serta luka pada bagian bibir,” ungkap Eka pada Jumat (2/6/2023) Sore.
Eka menuturkan berdasarkan penyelidikan awal penganiayaan dilakukan karena diduga sudah menjadi tradisi di kampus saat mahasiswa mengambil PDH D3 Teknik Sipil.
Atas kejadian tersebut keluarga korban merasa keberatan dan melaporkan ke pihak kepolisian.
“Kejadian tersebut kini sudah ditangani oleh Polsek Poasia untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.
Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Jumat, 2 Juni 2023 dini hari di Gedung Vokasi UHO.
“Sekitar jam 17.00 WITA bertempat di Gedung Vokasi UHO Kendari telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap Windi Agustin Putri yang dilakukan oleh Nurul Izzatin (22) dan Siti Fatima (20),” kata Eka.
Kronologi kejadian, kata Eka, bermula ketika sekitar pukul 13.00 WITA korban Windi Agustin Putri datang ke Gedung Vokasi dalam rangka pembagian baju PDH D3 Teknik Sipil.
“Kemudian kedua senior yaitu kedua tersangka melakukan pemukulan secara bersama-sama pada bagian wajah korban sehingga korban mengalami luka-luka pada bagian mata sebelah kiri dan kanan serta luka pada bagian bibir,” jelas Eka.
Atas kejadian tersebut, korban merasa keberatan dan melaporkan ke pihak kepolisian di Polsek Poasia.
“Laporannya sudah ditangani oleh Polsek Poasia untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya. (Red).







