KENDARI, tirtamedia.id – Puluhan ibu rumah tangga di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terlihat antusias saat mengikuti pemeriksaan kesehatan yang digelar Tim Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kendari.
Mereka menjalani pemeriksaa kesehatan, mulai dari pemeriksaan berat badan, lingkar perut hingga tekanan darah. Hal itu dilakukan, sebagai upaya deteksi dini sindrom metabolik terhadap masyarakat.
Ketua Tim Pengabmas Poltekkes Kendari, Ratih Feraritra Danu Atmaja menjelaskan, sindrom metabolik merupakan kondisi perantara sebelum seseorang menderita penyakit kronis seperti stroke dan jantung. Sindrom itu bisa menjadi penanda dan gejala bahwa seseorang semakin dekat dengan penyakit itu.
“Kami berusaha membuat masyarakat utamanya ibu-ibu lebih waspada terhadap kondisi sindrom metabolik, Karena selama ini hanya dikenal secara terpisah, ada hypertensi, kenaikan kadar dulkosa. Kami mau memperkenalkan kalau kondisi itu datang bersamaan, ada nama kondisinya namanya sindrom metabolik,” bebernya, Jumat 3 September 2021.
Menurutnya, sindrom metabolik yang menjadi penanda berupa tingginya trigliserida yang merupakan salah satu jenis lemak yang banyak ditemukan di dalam darah. Kemudian, tekanan darah tinggi, lingkar perut besar atau perut buncit, gula darah, dan kolesterol baik yang rendah.
“Apalagi kondisi PPKM sekarang apalagi ibu rumah tangga kegiatannya lebih banyak di rumah dan aktivitas menurun dan berpotensi terjadi sindrom metabolik,” katanya.
Ratih mengaku, sengaja menyasar ibu rumah tangga. Terlebih dari hasil penelitian lebih dari 40 persen ibu rumah tangga di Indonesia mengalami sindrom tersebut.
“Ibu-ibu kan pioner dalam rumah, kalau ibunya sehat keluarganya sehat. Sehingga kita berusaha menjangkau ibu-ibu rumah tangga, dan alhamdulillah hari ini dari target kita 50 orang sudah sekira 40 orang yang menjalani pemeriksaan,” ujarnya.
Ratih berharap, para ibu rumah tangga bisa lebih waspada terhadap kondisi tersebut dengan menjaga kesehatan dan pola hidup sehat.
Penulis: Fahmi







