KENDARI, tirtamedia.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) belum bisa menangani kerusakan jalan yang menghubungkan Kabupaten Konawe Utara (Konut) dan Kabupaten Konawe.
Gubernur Sultra, Ali Mazi menyebut, alasan perbaikan jalan penghubung dua kabupaten itu belum dilakukan, karena kebijakan refocusing seluruh anggaran dialihkan kepenanganan pandemi Covid-19.
“Jadi semua disalurkan ke sana (Penanganan Covid-19), itu bukan hanya di Sultra saja. Tapi di seluruh Indonesia,” ujarnya, Jumat 22 Oktober 2021.
Selain itu, Ali Mazi mengaku, Pemprov tidak akan lepas tanggungjawab atas persoalan jalan rusak yang sempat dikomentari oleh Puteri Indonesia 2020, Roro Ayu Maulida Puteri di akun media sosialnya. Dalam postingan itu, Roro Ayu Maulida menuliskan kalimat “Ancur Banget” atau rangat rusak, saat mengunjungi Pulau Labengki di Kecamatan Lasolo, Konut, beberapa waktu lalu.
“Semua kita perhatikan kok. Infrastruktur itu kewajiban pemerintah, untuk bagaimana seluruh jalan di Sultra kita bisa mulus yah. Itu target pemerintah,” katanya.
Untuk itu, Ali Mazi kembali berjanji di tahun 2022 saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 anggaran perbaikan jalan rusak akan disiapkan, sebab saat itu merupakan tahap pembangkitan ekonomi nasional.
Penulis : Muhammad Anca







