KENDARI, Tirtamedia.id – Dalam rangka persiapan keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 22 Juni 2022, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sultra menggelar rapat koordinasi (Rakor).
Rapat koordinasi yang dilaksanakan di Aula Kemenag Sultra, dipimpin langsung Kakanwil Kemenag Sultra, Zainal Mustamin yang diikuti oleh seluruh perwakilan Kemenag 17 kabupaten kota se- Sultra, Rabu (25/06/2022).
Kakanwil Kemenag Sultra, Zainal Mustamin meminta persiapan berkas berupa dokumen maupun paspor, segera diselesaikan dan dimasukkan dalam Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu atau Siskohat.
“Agar segala kendala terkait dokumen, paspor dan data vaksinasi yang tidak terbaca pada aplikasi PeduliLindungi, dapat segera diselesaikan,” ucapnya.
Ia mengungkapkan pada keberangkatan para calon jamaah haji (CJH) Sultra pada 22 Juni, akan dibagi dalam tiga kelompok terbang (Kloter), yakni kloter 6, 7 dan 8.
“Diberangkatkan pada 22 Juni dan diterima di embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan untuk menuju Arab Saudi. Kemudian dijadwalkan tiba kembali ke tanah air pada 4 Agustus 2022,” ungkapnya.
Sedangkan untuk titik pemberangkatan CJH Sulawesi Tenggara menuju Makassar, akan dibagi menjadi 6 keberangkatan sesuai dengan wilayah masing-masing CJH.
“Untuk Kota Kendari dan sekitarnya melalui Bandara Haluoleo, Kolaka melalui Bandara Sangia Nibandera, Kolaka Utara melalui Pelabuhan Tobaku, Muna dan Muna Barat melalui Bandara Sugimanuru, Kota Baubau dan sekitarnya Bandara Betoambari dan untuk Wakatobi akan melalui Bandara Matahora,” ungkapnya.
Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Kantor Perwakilan Kementrian Agama Wilayah Sulawesi Tenggara akan memberangkatkan sebanyak 917 Jamaah Calon Haji atau JCH dari 17 kabupaten kota se Sulawesi Tenggara.
Penulis : Husni Mubarak







