KENDARI, Tirtamedia.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara (KpwBI Sultra) menggandeng Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari mengedarkan uang rupiah di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di wilayah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Senin (3/10).
Bertajuk Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, pendistribusian uang rupiah tersebut menggunakan KRI Escolar dengan perkiraan ekspesidi lima hari, ke pulau terpencil di Wakatobi.
Deputi Kepala BI Sultra, Aryo Wibowo T Prasetyo mengatakan, pihaknha diberkan tugas oleh negara untuk mengedarkan uang rupiah ke seluruh daerah, termasuk di wilayah 3T. Sehingga pihaknya menggandeng TNI-AL untuk menjangkau daerah yang dituju.
Ekspedisi rupiah tersebut akan mulai dilaksanakan mulia 3 hingga 7 Oktober 2022, di mana BI Sultra menyiapkan uang layak edar sekitar Rp 8 miliar untuk disalurkan di sekitar 400 pulau di Kabupaten Wakatobi.
“Mendistribusikan uang ke luar wilayah NKRI yang 3T, kita juga punya tugas untuk menjaga uang ini layak edar. Jadi uang yang terpencil pasti sudah lama beredar dan tidak ada yang ambil, maka kita tanggung jawab BI. Bukan hanya mengedarkan uang saja, tapi juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana cinta dan bangga terhadap rupiah,” ujarnya.
Komandan Lanal Kendari, Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari mengaku, akan terus mendukung kegiatan BI Sultra dalam membantu pemenuhan uang rupiah di tengah masyarakat di daerah 3T, dan berharap kerjsa ini dapat terus berlangsung di masa-masa yang akan datang.
“Kegiatan mendukung BI sultra ini adalah bagian dari operasi militer selain perang (OMSP), dalam hal ini mendukung program pemerintah terkait dengan kegiatan sosial. Untuk di Sultra ini baru pertama kali dilaksnakan. Kami dari al menyambut positif kegiatan ini juga mengapresiasi bank indonesia.
Tak hanya melayani penukaran uang, melalui kegiatan KAS keliling, dalam ekspedisi uang rupiah kni, BI Sultra juga akan mensosialisasikan gearakan cinta, bangga dan paham (CBP) rupiah kepada masyarakat.
Redaksi







