KENDARI, Tirtamedia.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) dorong pencanangan pemanfaatan lahan sekolah, melalui program pertanian masuk sekolah.
Kepala Dikbud Sultra, Asrun Lio menyebut program pertanian masuk sekolah dimaksudkan, agar para peserta didik lebih menyadari kondisi pangan di daerah saat ini khususnya pada sektor pertanian.
Menurutnya dengan adanya program tersebut, dapat mendidik siswa dalam memanfaatkan serta mengembangkan potensi pertanian melalui pemanfaatan lahan yang ada di sekolah-sekolah.
“Ini merupakan salah satu inovasi Dikbud Sultra, mengingat potensi wilayah ini sebagai lumbung pangan. Sehingga tidak salah jika para siswa memahami seluk-beluk pertanian, melalui sistem atau program pertanian disekolah,” katanya, Rabu (31/08/2022).
Dalam pencanangan program tersebut, Dikbud Sultra juga bakal menyediakan bibit dan pupuk untuk diserahkan ke sekolah-sekolah.
“Selanjutnya sekolah sendiri yang akan mengelolah dan membuat lahan mereka, dari lahan tidur menjadi lahan yang bisa ditanami,” ujar Asrun.
Program pertanian masuk sekolah merupakan salah satu langka Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, dalam mengembangkan potensi siswa-siswi (pelajar) mengelola sumber daya alam, khususnya disektor pertanian.
Penulis : Husni Mubarak







