KOLAKA TIMUR, tirtamedia.id – Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), Abd Azis, secara resmi membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta Gebyar Seni Indonesia (GSI) yang tahun ini digelar di lapangan sepak bola Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (11/7/2025) hingga Minggu (13/7/2025), diikuti oleh pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari 12 kecamatan di Koltim.
Semangat dan Apresiasi Bupati Koltim
Dalam pembukaan acara, Bupati Abd Azis tidak hanya membuka secara resmi, tetapi juga membagikan susu kepada seluruh peserta sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan para pelajar. Momen puncak pembukaan ditandai dengan penyalakan obor yang dilakukan Bupati bersama seluruh pelajar yang hadir, menandai dimulainya rangkaian kegiatan O2SN.

Bupati Koltim menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Koltim, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), pemerintah kecamatan, desa, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja sama sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik.
“Anak-anak yang hadir hari ini adalah generasi emas yang memiliki potensi besar untuk membawa perubahan bagi daerah, khususnya Kolaka Timur. Sesuai penegasan Presiden Prabowo, harus ada gerakan besar untuk mencerdaskan anak-anak menuju Indonesia Emas. Saya percaya generasi ini mampu menciptakan perubahan untuk daerah kita tercinta,” ujar Bupati Abd Azis, di hadapan para pelajar.
Tujuan dan Harapan dari Kegiatan O2SN dan FLS3N
Ketua Panitia, Sadilun Said, S.Sos, yang juga menjabat sebagai Kabid Pendidikan Dasar, menjelaskan tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai wadah pengembangan bakat dan minat anak didik, sekaligus membina atlet pelajar agar mampu berprestasi hingga tingkat nasional.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan sportivitas, kepercayaan diri, tanggung jawab, jiwa nasionalisme, cinta tanah air, serta membudayakan hidup sehat melalui olahraga.
“Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan dari 12 kecamatan di Koltim. Untuk cabang lomba O2SN tingkat SD meliputi Pencak Silat, Karate, dan Senam. Sedangkan untuk FLS3N, terdapat tujuh cabang lomba seni yang dipertandingkan,” jelas Sadilun.
Lapangan Sepak Bola Gunung Jaya, Venue Berstandar Terbaik
Penyelenggaraan kali ini terasa istimewa karena seluruh cabang lomba menggunakan lapangan sepak bola Gunung Jaya yang dikenal memiliki standar terbaik di Koltim. Hal ini memberikan kenyamanan dan semangat lebih bagi para atlet pelajar yang berlaga.
Dukungan Penuh dari Pejabat dan Tokoh Daerah
Acara pembukaan juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di Koltim, antara lain PLH Sekda Koltim La Fala, SE, Ketua DPRD Koltim Hj. Jumhani, Wakapolres Koltim Kompol Drs. Tawakkal, perwakilan Danramil, PLT Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Syafruddin, M.Pd, Kapolsek Ladongi, Ketua PGRI beserta anggota, sejumlah Kepala OPD, Kabag, Camat, Kepala Desa se-Kecamatan Dangia, serta para kepala sekolah dan guru.
Lomba Seni dan Tari Meriahkan Malam Penutupan
Sebagai rangkaian kegiatan, pada malam hari akan digelar lomba seni dan tari yang melibatkan seluruh peserta dari 12 kecamatan. Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat persatuan dan kebersamaan antar pelajar sekaligus menampilkan kreativitas seni budaya daerah.
Kegiatan O2SN, FLS3N, dan GSI di Kolaka Timur tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting dalam membangun karakter dan potensi generasi muda. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan para pelajar dapat terus berkembang menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan berprestasi demi masa depan Kolaka Timur yang lebih gemilang.
Redaksi







