KENDARI, Tirtamedia.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra) merespon adanya kemunculan buaya di permukaan Sungai Konaweha tepatnya di kawasan penyebrangan Pincara Laosu, Jalan Pasaeno, Kelurahan Laosu, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe pada
Jumat, (20/1/2023).
BKSDA memasang spanduk himbauan agar masyarakat tidak terlalu mendekati kawasan sungai tersebut, dengan tulisan “Daerah rawan buaya hati-hati beraktivitas”.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sultra, Laode Kaida mengatakan, hal itu bertujuan untuk mencegah adanya korban dari kemunculan buaya berukuran besar. Sebab, buaya ini telah menghebohkan masyarakat selama tiga hari terakhir.
Ia mengaku, berdasarkan informasi warga setempat, buaya kerap memunculkan diri ke permukaan Sungai Konaweha, sehingga bukan menjadi hal yang asing lagi di mata masyarakat.
“Makanya kami dari BKSDA, untuk mengantisipasi atau mitigasi konflik antara manusia dengan buaya, kami memasang himbauan untuk selalu waspada apabila masyarakat melakukan aktivitas di Sungai Konaweha,” ujarnya.
Meski kemunculan buaya tidak mengganggu aktivitas warga, namun pihak BKSDA tetap memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar tetap berhati-hati dalam menjalankan aktivitas di sekitaran Sungai Konaweha, sebab buaya merupakan salah satu satwa hewan buas yang harus diwaspadai.
Reporter : Dandy







