KOLAKA, Tirtamedia.id – Sejumlah pemain yang tergabung dalam Gabungan Sepak Bola Kolaka (Gasko) mengeluhkan minimnya perhatian dari Asosiasi Kabupaten (ASKAP) PSSI Kolaka.
Pasalnya, sepekan jelang pemberangkatan tim Gasko Kolaka ke kompetisi Liga 3 Nasional yang rencananya akan dilaksanakan di Jakarta, pengurus PSSI Kolaka belum menyempatkan diri untuk mengunjungi para pemain.
Kapten Tim Gasko Kolaka, Robi mengatakan, dukungan tidak hanya bersifat materi, tetapi para pemain yang terbilang masih muda dan minim pengalaman ini juga sangat membutuhkan dukungan moril.
“Sudah sebulan latihan, kita belum pernah lihat mereka di lapangan. Kami sudah berusaha berbuat yang terbaik buat daerah melalui olahraga, tapi dukungan moril dan materi juga sangat kami butuhkan,” ujarnya usai berlatih di lapangan Gelora 45 Kolaka, Minggu (23/1/2022).
Robi menambahkan, belum ada fasilitas lengkap yang diberikan. Para pemain juga masih membutuhkan sepatu pertandingan yang hingga saat ini belum diberikan oleh pengurus, belum lagi uang saku selama menjalani pemusatan latihan.
“Sepatu tanding belum kami terima, padahal kita sudah butuhkan untuk penyesuaian pada saat latihan sebelum pertandingan nanti,” keluhnya.
Pelatih Gosko Kolaka, Romy Nomba mengatakan, pihaknya hanya mampu memberikan motivasi untuk tetap berlatih agar tidak kehilangan konsentrasi.
“Apa yang mereka keluhkan kami tidak mampu jawab, kami hanya bisa berharap mereka dapat bersabar dan memotivasi agar tetap konsentrasi dalam latihan,” pungkasnya.
Hingga saat ini, Ketua ASKAP PSSI Kolaka yang dihubungi belum memberikan jawaban terkait kendala dan keluhan para pemain Gasko Kolaka yang akan bertanding pada putaran Nasional Liga 3.
Untuk diketahui, ada 64 klub yang siap bersaing di Liga 3 mendatang guna mendapatkan jatah tiket ke Liga 2 musim depan. PSSI membagi 64 klub ini menjadi 16 grup (masing-masing 4 klub) dan 8 klub terbaik akan dipromosikan ke Liga 2.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







