KENDARI, Tirtamedia.id – Sejumlah aksi kriminal dan tindak kejahatan jalanan dalam beberapa waktu terakhir kerap terjadi, di sejumlah titik atau wilayah yang ada di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Salah satunya yaitu aksi pembegalan dan pembusuran.
Dimana aksi kejahatan kriminal jalanan tersebut, kerap dilakukan dan terjadi di tempat-tempat yang dianggap masih kurang penerangan lampu jalan, sehingga rawan dan berpotensi tindak kejahatan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Subhan mengungkapkan pihaknya akan segera melakukan langkah komprehensif dengan menambah pemasangan lampu jalan pada lokasi yang dianggap masih minim penerangan.
“Ini menjadi PR dan konsep bersama antara DPRD dan pemerintah kota, dalam mengantisipasi tindak kejahatan yang salah satunya dipicu karena kurangnya fasilitas yang memadai. Olehnya itu, penerangan ini menjadi tanggungjawab yang mesti kita dilakukan dan adakan di Kota Kendari,” kata Subhan Kamis (09/06/2022).
Subhan menjelaskan sebelumnya DPRD bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari juga telah melakukan pemasangan lampu jalan di beberapa titik, melalui program Kendari terang yang sudah dimulai sejak 2019.
“Bagi masyarakat yang mau melapor, kalau ada lampu-lampu program Kendari terang yang tidak menyala atau penggunaannya tidak berjalan baik, bisa langsung disampaikan melalui kita atau dinas terkait agar segera dilakukan perbaikan. Sehingga ini dapat menjadi bagian langkah pencegahan terhadap kriminalitas di Kota Kendari,” ujarnya.
Ia mengungkapkan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait, guna melakukan pemasangan dan perbaikan apabila ada aduan masyarakat dan ditemukan lampu jalan yang mengalami kerusakan.
“Kalau ada laporan dari masyarakat saat itu juga akan dilakukan perbaikan,” pungkasnya.
Penuli : Husni Mubarak







