KENDARI, Tirtamedia.id – Puluhan personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) ditempatkan sebagai personil Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Polda Bali.
Ada 50 personel dari Polda Sultra yang diturunkan, mereka ditugaskan untuk mengatur lalu lintas dan area parkiran, dalam pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, 15-16 November 2022.
“Mereka akan bertugas dalam pengaturan jalan serta area parkir tempat pelaksanaan G20,” ujar Dirlantas Polda Sultra, Kombes. Pol Rahmanto Sujudi, Selasa (1/11/2022).
Dalam kegiatan tersebut, akan ada banyak tamu undangan termaksud warga lainnya yang akan bertandang di Bali. Tentunya, arus lalu lintas diprediksi akan mengalami kepadatan total, bahkan berpotensi terjadi kemacetan.
Olehnya itu, puluhan personel Polda Sultra ikut mengambil peran untuk pengamanan dalam kegiatan G20 tersebut, guna mendukung kelancaran lalu lintas dan kelancaran kegiatan G20 itu sendiri.
Seluruh personel telah diberikan pembekalan dan hari ini (Selasa, 1/11) mereka semua diberangkatkan. Namun, sebelum pelepasan berlangsung, Kombes Pol Rahmanto Sujudi memberikan apel terlebih dahulu dan mengecek kesiapan para personilnya.
Dalam apel tersebut, dia menyebut bahwa 50 personel yang akan diberangkatkan akan bergabung dengan personil Ditlantas Polda dari beberapa provinsi di Indonesia, diantaranya Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Di sana, mereka akan bertugas di Polda Bali sebagai personil BKO, selama 20 hari.
Rahmanto Sujudi berharap, seluruh personel bisa menjalankan tugas yang diberikan dan tetap menjaga nama baik Polda Sultra.
“Seluruh personil yang berangkat, dipastikan telah siap dalam mengamankan kegiatan G20, di Provinsi Bali,” pungkasnya.
Untuk diketahui, KTT G20 adalah pertemuan puncak yang dihadiri oleh seluruh Kepala Pemerintahan/Negara anggota G20 yang terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







