• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Sunday, June 7, 2026
tirtamedia.id
  • Beranda
  • News
  • Stori
  • Jelajah
  • Wawancara
  • Kultur
Live
No Result
View All Result
tirtamedia.id
No Result
View All Result
tirtamedia.id
No Result
View All Result
Home Kriminal

Belasan Pria di Muna Kena Tipu Hingga Puluhan Juta


March 4, 2022
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketgam: Terduga pelaku penipuan 19 warga di Kabupaten Muna yang dijanjikan masuk di PT OSS. Foto: Ist

Ketgam: Terduga pelaku penipuan 19 warga di Kabupaten Muna yang dijanjikan masuk di PT OSS. Foto: Ist

178
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Narapidana Rutan Kendari Ditemukan Tewas di Kamar Tahanan

Kakek Berusia 64 Tahun Dipergoki Istrinya saat Cabuli Anak di Bawah Umur di Wolasi Konsel

Suami Aniaya Istri hingga Tewas di Konsel, Polisi Sebut Dipicu Perselingkuhan

KENDARI, Tirtamedia.id – Belasan pria di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) jadi korban penipuan, hingga uang puluhan juta raib dibawa kabur pelaku.

Kasus penipuan itu bermula, saat seorang salah satu korban bernama La Rompo bertemu dengan pelaku berinisial IT. Saat itu pelaku meminta agar korban mencari beberapa orang yang ingin bekerja di perusahaan tambang di kawasan Morosi, Konawe. Untuk meyakinkan para korbannya, pelaku mengiming-imingi gaji tinggi.

La Rompo yang tergiur dengan janji-janji IT yang saat itu kos di tempat tinggalnya di area THR, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-wua, dengan mudah percaya. Ia kemudian memberikan informasi itu kepada 18 orang temannya yang tinggal di Kecamatan Kontukowuna, Kabupaten Muna.

Sebelum memperkajakan para korbannya di perusahaan tambang, pelaku IT meminta salah satu korban bernama Ardin agar menyetor uang Rp 500 ribu untuk dibuatkan hasil swab.

Agar korban percaya, pelaku IT memperlihatkan lembaran perjanjian masa orientasi kerja yang di dalamnya berisi tanda tangan korban (sebagai pihak kedua) dan pihak pertama atas nama Ahmad Saekuzen (tidak diketahui siapa nama tersebut). Selanjutnya, pelaku IT meminta korban agar bersabar sembari menunggu tahapan berikutnya.

Beberapa bulan kemudian, IT kembali meminta uang kepada korban sebesar Rp 1.500.000, dengan alasan sebagai uang sepatu dan 3 pasang seragam. Korban pun mengirimkan uang tersebut.

Tak sampai di situ, memasuki Januari 2022, pelaku kembali berdalih bahwa korban harus membayar uang ID Card sebelum dipekerjakan sebesar Rp 500 ribu.

“Total uang ku yang dia ambil itu Rp2.500.000,” ujar Ardin saat ditemui di Polresta Kendari, Jumat (4/3/2022).

Beberapa pekan tak ada panggilan, Ardin mulai curiga. Pasalnya, pakaian, ID Card dan waktu yang dijanjikan untuk bekerja di PT OSS tak kunjung jelas. Dia pun berinisiatif menemui pelaku.

“Waktu saya pergi ketemu, dia kasih berputar-putar saya. Katanya dia tinggal di area Polda, terus dia bilang lagi di Pohara, kemudian dia bilang di Morosi. Tapi semua tempat yang disebut itu tidak ada dia,” kesalnya.

Selanjutnya, Ardin berinisiatif mencari tempat tinggal pelaku dan berhasil menemukannya di Jalan Rambutan, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia.

Usai menemukan keberadaan pelaku, pada 16 Februari 2022, korban langsung melaporkan pelaku ke Satreskrim Poresta Kendari atas kasus dugaan penipuan serta penggelapan. Saat itu, pelaku dipanggil dan dimintai keterangan.

“Kita di mediasi polisi, pelaku ini berjanji akan mengganti uang itu sampai 27 Februari 2022. Sebagai jaminan, dia menyimpan salah satu mobil sebagai jaminan di pihak kepolisian,” tambahnya.

Belakangan terungkap, ternyata STNK dan surat-surat mobil tersebut bukan atas nama pelaku melainkan nama orang lain. Perjanjian pengembalian uang di tanggal tersebut pun telah diingkari pelaku.

Selain Ardin, pelaku juga telah meminta uang pada 18 orang lainnya dengan jumlah yang bervariasi, mulai dari Rp 1,7 juta hingga Rp 6,2 juta per orangnya. Modusnya sama, mereka dijanjikan pekerjaan dan gaji yang tinggi.

“Total uang yang dia ambil setelah kami hitung dari 19 orang ini sekitar Rp 68 juta. Uang itu masuk di rekening atas nama Y, katanya pelaku, rekening itu milik bendahara PT OSS. Ternyata setelah kita cari tahu, nama di rekening itu adalah istrinya sendiri bukan bendahara PT OSS,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubdit VI Satreskrim Polresta Kendari, AIPDA Agustam mengatakan, berkas-berkas yang diberikan oleh pelaku kepada para korban atas nama PT OSS adalah palsu. Hasil interogasi terhadap pihak perusahaan, mereka tidak memiliki data seperti yang dimaksud.

“Rencana besok kami tindak lanjuti mau ke rumah pelaku,” pungkasnya.

Penulis: Herlis Ode Mainuru

Berita Terkait

Narapidana Rutan Kendari Ditemukan Tewas di Kamar Tahanan, Selasa (2/6/2026). (Foto: Istimewa)

Narapidana Rutan Kendari Ditemukan Tewas di Kamar Tahanan

June 2, 2026
0

Kendari, tirtamedia.id - Narapidana Rutan Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara, bernama Afrisal (26), ditemukan tewas di kamar tahanan pada Selasa...

Kakek Berusia 64 Tahun Dipergoki Istrinya saat Cabuli Anak di Bawah Umur di Wolasi Konsel, pelaku ditangkap polisi di rumahnya, Senin (1/6/2026). (Foto: Istimewa)

Kakek Berusia 64 Tahun Dipergoki Istrinya saat Cabuli Anak di Bawah Umur di Wolasi Konsel

June 2, 2026
0

Kendari, tirtamedia.id - Seorang kakek berusia 64 tahun dipergoki oleh istrinya saat cabuli anak di bawah umur di Kecamatan Wolasi,...

Suami aniaya istri hingga tewas, Polisi amankan pelaku IS (baju hitam), di kawasan perumahan Rezki Permai, Ranomeeto, Konawe Selatan, Sabtu (30/5/2026). (Foto: istimewa).

Suami Aniaya Istri hingga Tewas di Konsel, Polisi Sebut Dipicu Perselingkuhan

May 31, 2026
0

Konawe Selatan, tirtamedia.id - Seorang suami aniaya istri hingga tewas di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Polisi menyebut penganiayaan...

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau. (Foto: Dok Istimewa)

Laporan Pasutri Korban Penyiraman Air Panas oleh Istri Polisi di Polresta Kendari Masih Penyelidikan

May 28, 2026
0

Kendari, tirtamedia.id - Laporan Pasangan suami istri (Pasutri) yang disiram air panas masih tahap penyelidikan. Dalam laporan ini, korban menyebut...

Load More

BERITA LAINNYA

Mudik Lebaran 2024, Polresta dan KSOP Kendari Pastikan Pemudik di Pelabuhan Nusantara Terlayani

Mudik Lebaran 2024, Polresta dan KSOP Kendari Pastikan Pemudik di Pelabuhan Nusantara Terlayani

April 6, 2024
Ketum Rapim Indonesia Anton Timbang Optimis Prabowo-Gibran Menang satu Putaran di Pilpres

Ketum Rapim Indonesia Anton Timbang Optimis Prabowo-Gibran Menang satu Putaran di Pilpres

February 14, 2024
Kepala Kanwil Kemenkumham Sultra Hadiri Pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama

Kepala Kanwil Kemenkumham Sultra Hadiri Pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama

November 18, 2024

TAGS POPULER

Afirudin Mathara Anggota DPR RI asr Basarnas Kendari Battery Berita Terkini BMKG Bupati Buton Utara buton Buton Utara Gubernur Sultra Jaelani Kantor Pencarian dan Pertolongan kemenkumham Kendari kolaka kolaka timur koltim Konawe Konawe Selatan Konawe Utara konsel konut KPP Kendari lanal La Ode Darwin Mini Cooper muna Muna Barat pemilu polda Polda sultra polisi polresta Polresta Kendari Rahman Ruksamin Sulawesi Tenggara Sultra tambang Tesla tni UHO Vaksinasi covid-19 Wakil Bupati Buton Utara

TirtaMedia.id

Berita Terkini Hari ini, Aktual dan Terpercaya

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • Jelajah
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kultur
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • pendidikan
  • Politik
  • Sengketa Pers
  • Stori
  • Uncategorized
  • Video
  • Wawancara

Recent Posts

  • Polisi Tertibkan Truk Proyek Perumahan yang Resahkan Warga Jalan KS Tubun Baruga
  • Doxing Dialami Jurnalis Setelah Beritakan Dugaan KDRT Wali Kota Kendari Dilaporkan ke Polda Sultra

Copyright © 2021 tirtamedia.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • News
  • Stori
  • Wawancara
  • Kultur
  • Jelajah

Copyright © 2021 tirtamedia.id. All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist