Kasat Lantas Polres Kolaka, AKP Reza Amirudin saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Katanya, laka laut terjadi di area Pelabuhan Fery Kolaka.
“Pelabuhan penyeberangan Fery Kolaka, dan menemukan adanya dua unit mobil yang berada di dalam KMP Raja di Laut yang terbalik akibat dari hantaman ombak di perairan Pulau Lambasina Kolaka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPTD Pelabuhan Ferry Kolaka, L.A. Radna kepada sejumlah media mengatakan, KMP Raja di Laut itu bergerak dari arah Pelabuhan Bajoe menuju Pelabuhan Fery Kolaka.
“Sebenarnya waktu berangkat dari Bajoe cuaca masih bersahabat. Nanti setelah sampai di dekat Pelabuhan Ferry Kolaka ini, baru dihantam sama ombak sehingga mobil terbalik,” bebernya.
Akibat kejadian itu, dua unit sepeda motor yang ada disamping salah satu truk tertimpa truk. Motor rusak parah sedangkan ribuan rak telur, gula pasir dan terigu yang dimuat oleh kedua truk tersebut hancur.
Sementara itu, salah satu sopir truk bernama Arman hanya bisa pasrah melihat mobilnya terbalik dan muatan telurnya hancur. Dia berharap, ada perhatian khusus yang bisa diberikan agar kerugian yang dialami bisa terminimalisir.
“Mobil truk ada dua yang jatuh. Saya muat telur, banyak yang hancur dari pada yang bisa dipakai,” pungkasnya.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







