KONAWE, Tirtamedia.id – Final turnamen sepak bola Bupati Konawe Cup II yang berlangsung di lapangan Haji Konggoasa, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu (19/1/2022) diwarnai dengan aksi kejar-kejaran suporter.
Final tersebut mempertemukan kesebelasan UHO MZF FC melawan Bhayangkara FC. Anak didik Muh. Zamrun Firihu berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-2.
Laga tersebut berlangsung sengit. Kedua kesebelasan saling jual beli serangan. Tingginya tensi permainan membuat kedua tim sempat bersitegang, bahkan dua pemain yang berebut bola terlibat cekcok.
Akibatnya, ratusan pendukung masing-masing klub yang menyaksikan jalannya pertandingan tersebut ikut-ikutan masuk ke dalam lapangan.
Dari video yang diterima media ini, nampak sekelompok pendukung yang masuk dalam area pertandingan terlibat aksi kejar-kejaran. Aparat kepolisian dan Satpol PP yang berjaga di lapangan juga berusaha melerai dan mengeluarkan mereka.
“Para penonton harap tenang. Ada Kapolres disini. Semuanya keluar lapangan, penonton minggir, ayo mundur-mundur, penonton harap tenang,” ujar salah seorang saat meminta penonton agar tak berulah dalam lapangan.
Bahkan, dalam video itu nampak salah seorang penonton yang ikut-ikutan membuat onar juga diamankan oleh polisi. Pertandingan pun sempat ditunda untuk sementara waktu.
Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Mochamad Jacub N Kamaru saat dikonfirmasi membantah, jika terjadi kekacauan dalam turnamen itu. Ia mengaku insiden yang terjadi hanya masalah sepele.
“Tidak kacau bro, sedikit insiden. Tapi bisa menyelesaikan pertandingan,” katanya via WhatsApp.
Setelah polisi memediasi dan wasit memberi sanksi kepada kedua pemain yang terlibat cekcok dengan kartu merah, pertandingan pun kembali dilanjutkan.
Skor 3-2 berakhir hingga wasit meniup peluit, dan UHO MFC FC berhasil memenangkan pertandingan.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







