KENDARI, tirtamedia.id – Harga kopra di Kota Kendari dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan. Hal tersebut diakibatkan kurangnya permintaan dari konsumen atau pembeli.
Salah seorang pengusaha kopra di Kota Kendari, Herman (57) mengatakan, turunnya harga Kopra sudah terjadi dalam sepekan terakhir.
“Sudah sekitar satu minggu yang lalu, dari harga Rp 12.000 ribu, turun menjadi Rp 11.000 ribu sampai Rp 10.000 ribu per kilonya,” kata Herman, saat ditemui di tempat penampungan/gudang kopra Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Rabu (08/12/2021).
Dia menambahkan, kendati kurangnya permintaan dan turunnya harga, tidak berpengaruh terhadap penjualan kopra di Kota Kendari.
“Setiap hari pasti ada pesanan yang masuk dari konsumen, untuk pemasukan kita biasanya 4-5 ton yang masuk di gudang setiap harinya,” ungkapnya.
Diketahui, pasokan untuk gudang kopra di Kendari didatangkan dari beberapa tempat seperti dari Konawe Kepulauan (Konkep), Buton Utara (Butur) dan beberapa tempat penghasil kopra di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk kemudian dijual atau diekspor di luar Sultra.
Penulis : Husni Mubarak







