KENDARI, Tirtamedia.id – Seorang ayah asal Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Hasanuddin Daeng Gassing, harus mewakili sang anak yang telah meninggal di hari wisudanya, Selasa (24/11/2021).
Sang anak yang bernama Jamaluddin merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kendari meninggal dunia, pada 24 Oktober 2021, karena penyakit yang dideritanya.
“Benar, ada atas nama Jamaluddin,” kata Humas IAIN Kendari, Lili saat dikonfirmasi, Rabu (24/11/2021).
Lili menjelaskan, almarhum Jamaluddin lulus dengan IPK 3,68. Meski telah meninggal dunia, namun semua urusan kampusnya telah selesai dan namanya terdaftar sebagai wisudawan angkatan ke VIII Program Sarjana dan Magister IAIN Kendari.
Saat wisuda berlangsung, katanya, suasana haru mengiringi jalannya wisuda. Rekan-rekan almarhum Jamaluddin berusaha menahan air mata, saat pihak kampus menyebut namanya dan memutar film dokumenter mahasiswa tersebut.
Untuk mengambil ijazah, sambungnya, dia diwakili oleh bapaknya bernama Hasanuddin Daeng Gassing didampingi ibunya Jumasari. Mengenakan jas hitam, Hasanuddin nampak tegar menuju tempat pemindahan toga dan pengambilan ijazah.
“Seharusnya almarhum bersama-sama kita saat ini, tetapi sang Khalik telah memanggil dia kembali. Semoga amalnya diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan bisa mengikhlaskannya,” singkat Rektor IAIN Kendari, Faizah Binti Awad.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







