KENDARI, tirtamedia.id – Sebagai upaya menjaga situasi keamanan menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilu Serentak pada Rabu, 27 November 2024, Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol Dwi Irianto, bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, memimpin patroli skala besar di Kota Kendari pada Senin 25 November 2024 malam.
Patroli ini merupakan langkah strategis cooling system untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sekaligus memastikan kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi di Sultra. Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat utama Polda Sultra, unsur TNI seperti Danrem, Kabinda Sultra, Kajati, Danlanud, dan Danlanal, serta melibatkan 250 personel gabungan TNI-Polri dengan menggunakan kendaraan roda dua.
Patroli skala besar ini menyasar berbagai objek vital, termasuk Kantor KPU Sultra, Kantor Bawaslu, gudang logistik surat suara, serta pusat keramaian dan titik-titik rawan di Kota Kendari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengamanan maksimal terhadap fasilitas strategis dan menjaga suasana kondusif di wilayah Sultra.
Irjen Pol Dwi Irianto, Kapolda Sultra, menyampaikan pentingnya patroli skala besar ini untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas keamanan jelang hari pemungutan suara.
“Patroli skala besar ini digelar untuk memastikan pesta demokrasi di Sulawesi Tenggara berjalan aman, damai, dan kondusif. Kami ingin masyarakat merasa tenang dan nyaman,” ungkap Kapolda Sultra.
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, menegaskan komitmen TNI untuk mendukung penuh terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat Sultra dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024.
“Kami, bersama Polri, hadir di lapangan untuk memastikan tidak ada gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan pesta demokrasi ini. Sinergi TNI-Polri adalah kunci untuk menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Pangdam
Kapolda Sultra dan Pangdam XIV/Hasanuddin mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif maupun hoaks yang dapat memicu konflik. Keduanya juga meminta masyarakat menjaga ketertiban untuk mendukung suksesnya Pilkada Serentak 2024.
“Masyarakat adalah pilar utama dalam menjaga keamanan. Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk mewujudkan situasi yang aman, damai, dan demokratis,” tambahnya.
Sinergi TNI-Polri dalam patroli ini menjadi wujud nyata komitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang momen penting dalam demokrasi Indonesia.







