Kendari, tirtamedia.id – Peredaran narkoba dan tawuran remaja menjadi dua masalah serius yang disorot warga Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, saat mengikuti program Jumat Curhat yang digelar Polresta Kendari pada Jumat (21/9/2024).
Warga mengeluhkan semakin meluasnya penyalahgunaan narkoba dan maraknya aksi tawuran di kalangan anak-anak muda yang dinilai semakin mengancam keamanan lingkungan.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko, menegaskan bahwa peredaran narkoba di kalangan remaja merupakan ancaman serius yang membutuhkan penanganan segera.
“Kami sangat memahami kekhawatiran masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba. Ini bukan hanya masalah hukum, tetapi juga sosial yang merusak generasi muda. Kami akan terus melakukan tindakan tegas untuk memutus rantai peredaran narkoba di Kendari,” tegasnya.
Selain narkoba, aksi tawuran remaja yang menggunakan senjata tajam juga menjadi masalah krusial yang disampaikan warga. Tawuran yang kerap melibatkan anak-anak di bawah umur ini dinilai semakin meresahkan. Kombes Pol Aris menyatakan bahwa Polresta Kendari sudah mengambil langkah-langkah pengamanan, namun proses penanganan untuk anak di bawah umur tetap dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami terus mengamankan anak-anak yang terlibat tawuran. Untuk anak di bawah umur, kami tetap melakukan proses sesuai hukum yang berlaku, namun kami juga mengutamakan pembinaan agar mereka tidak kembali terjerumus,” jelasnya.
Kapolresta Kendari juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, baik terkait narkoba maupun aksi tawuran.
“Kedua masalah ini sama-sama mengancam keamanan dan masa depan generasi muda kita. Diperlukan kerja sama yang erat antara polisi dan masyarakat untuk memastikan lingkungan yang aman dan kondusif,” tutupnya.







