KENDARI, tirtamedia.id – Kericuhan yang melibatkan dua kelompok massa di Kota Kendari yang terjadi sejak Senin kemarin (13/9), masih berlangsung sampai hari ini, Selasa (14/9/2021).
Belum diketahui pasti penyebab pertikaian antara dua kelompok massa itu, namun hingga saat ini situasi di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Kendari Beach, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, terpantau macet.
Ratusan personel gabungan TNI-Polri melakukan blokade jalan, pengalihan arus dan pengamanan di lokasi ini. Kedua kelompok massa terlihat membawa senjata tajam (sajam), ada yang melakukan pembakaran ban, bahkan beberapa pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar lokasi pertikaian terpaksa harus menutup sementara dan tidak berjualan, mereka pun mengamankan gerobak jualannya agar tak dirusak oleh massa yang bertikai.
“Saya bawa pulang dulu ini gerobak ku sampai aman,” ujar Ateng, salah seorang pedagang kepada awak media.
Sementara itu, seorang tokoh pemuda Sultra Muh. Endang mengatakan kasus ini harus segera diselesaikan. Dia berharap agar aparat kepolisian segera melakukan mediasi antar kedua kelompok yang terlibat pertikaian ini.
“Sama-sama warga Sultra, mari kita jaga ketertiban dan keamanan daerah kita tercinta. Saya juga meminta kepada Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya dan Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto, untuk menjaga ketertiban dan menegakan hukum dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Kader Partai Demokrat Sultra ini menyebut, manakala terjadi konflik didalam suatu daerah maka akan mempengaruhi kondisi sosial lainnya, bahkan berdampak pada keadaan ekonomi masyarakat.
Di tempat yang sama, Dirkrimum Polda Sultra, AKBP Bambang Wijanarko mengatakan, ratusan personel diturunkan untuk mengamankan pertikaian keduanya.
Pihaknya berjanji akan melakukan mediasi secepatnya agar kasus tersebut tidak berlarut-larut dan aktifitas masyarakat bisa berjalan normal.
“Yang merusak akan kita tindak tegas. Bagi masyarakat umum jangan terprovokasi dengan informasi-informasi yang beredar,” paparnya.
Saat ini, kondisi di area Kendari Beach – TPI sudah mulai kondusif dan sekelompok massa meninggalkan lokasi.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







