KENDARI, tirtamedia.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari Sulawesi Tenggara mencatat angka stunting di Kota ini turun sebesar 4,5 persen.
Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan, angka penanganan stunting di Kendari tahun 2023 turun 19,5 persen dari sebelumnya sebesar 24 persen.
Asmawa menyampaikan, penurunan angka stunting didukung dengan berbagai kebijakan salah satunya program pengukuran bagi ibu hamil menyusui dan balita dibawah dua tahun.
“Pengukuran kepada ibu hamil, ibu yang sedang menyusui dan anak-anak atau balita dibawah dua tahun,” kata Asmawa ditemui di Kantornya Senin (06/11/2023).
Asmawa menyampaikan menangani stunting juga dilakukan melalui program ayah asuh kepada seluruh jajaran OPD Pemerintah Kota Kendari.
“Seluruh pejabat lurah dan camat termasuk pimpinan DPRD Kota Kendari dan beberapa pengusaha yang memang terpanggil untuk bersama-sama menuntaskan angka stunting ini,” ujarnya.
Penulis : Husni Mubarak.
KKJ Nilai Aksi Kader NasDem Geruduk Kantor PWI Sultra Ancaman Nyata Kebebasan Pers
Kendari, tirtamedia.id - Pengurus dan Kader DPW NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra) geruduk Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sultra di Kota Kendari,...







