KENDARI, tirtamedia.id – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebut sebanyak 95 titik atau lokasi distribusi logistik yang dianggap rawan pada Pemilu 2024.
Ketua KPUD Sultra Asril mengatakan melihat kondisi tersebut pihaknya meminta bantuan TNI agar dapat membantu proses distribusi khususnya di daerah yang berada di wilayah terpencil dan terluar Sultra.
Hal itu disampaikan Asril saat menghadiri undangan coffee morning bersama Pangdam 14 Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso di Korem 143 HO Kendari Selasa (29/08/2023).
Asril mengungkapkan dari 221 Kecamatan yang ada, terdapat 95 lokasi yang dianggap rawan pendistribusian logistik sebab dalam penyaluran nya harus melewati kondisi medan yang sulit.
“Sehingga apa yang sudah kita lakukan selama ini termasuk dalam hal logistik di setiap TPS tadi kita sampaikan kepada Danrem dan insya allah beliau akan membantu kerja-kerja KPU,” katanya.
Mayjen TNI Totok Imam Santoso menyampaikan pihaknya menyiapkan sekitar 2000 prajurit tni di bawa komando Korem 143 HO Kendari untuk mendukung suksesnya pemilu 2024 mendatang.
Selain itu Totok juga menyampaikan pihaknya akan menyediakan sejumlah alutsista yang bisa digunakan untuk membantu pendistribusian di daerah terpencil dan terluar di wilayah ini.
“Kita sudah membuat surat tugas bagaimana keterlibatan nanti Korem, Kodim, Koramil, Babinsa untuk nanti bagaimana membantu sampai pada kemampuan dan batas kemampuan,” katanya.
Diketahui berdasarkan data KPUD Sultra jumlah daftar pemilih tetap atau DPT di daerah ini mencapai sekitar 1.8 juta pemilih yang tersebar di 221 kecamatan dan 2285 desa kelurahan dengan total TPS mencapai 8154.
Penulis : Husni Mubarak.







