KENDARI, tirtamedia.id – Pasangan calon (Paslon) Wali Kota Kendari, Yudhianto Mahardika dan Nirna Lachmuddin menyiapkan dua jurus jitu menghadapi Pilwalkot Kendari pada 27 November mendatang.
Yudhianto Mahardika mengatakan jurus jitu yang pertama adalah pendekatan berbasis sosialiasi dan kampanye targetnya rumah-rumah warga yang memiliki hak pilih dan terdaftar sebagai DPT, olehnya itu puluhan relawan bakal lebih dibekali materi sosialisasi dan kampanye.
“Untuk tahap ini, para relawan cukup berkunjung ke rumah-rumah warga dengan cara door to door. Nantinya, tim akan berbincang santai sembari memperkenalkan Yudhianto-Nirna kepada pemilik rumah,” kata Yudhianto saat pelatihan tim relawan pemenangan disalah satu Hotel di Kendari Sabtu (21/09/2024).
Ia menambahkan tim bakal turun ke rumah-rumah warga sekaligus mengambil identitas wajib pilih serta ikut melibatkan mereka dalam kegiatan sosialisasi pasangan Yudhianto-Nirna berikutnya.
“Tim yang terlibat tidak akan memaksakan kehendak setiap wajib pilih jika rumah yang dituju memiliki figur atau pasangan calon lainnya. Langkah awal kita adalah memperkenalkan dulu siapa itu Pak Yudhianto dan Bu Nirna. Cukup itu saja jangan berlebihan. Kita tetap teduh dalam mengajak masyarakat yang akan bergabung,” bebernya.
Jurus jitu yang kedua adalah pendekatan berbasis aplikasi. Artinya, setiap relawan akan door to door wajib menggunakan aplikasi yang sudah disiapkan.
Di dalam aplikasi tersebut, tim akan mengunci target dan orang-orang yang ada nantinya adalah DPT yang benar-benar ingin bergabung dan memenangkan Yudhianto-Nirna di Pilwalkot Kendari.
“Jadi datanya akan kita kantongi. Dan mereka adalah orang-orang kita langsung yang siap berjuang bersama. Tujuannya, agar semua tergabung bisa diakumulasi totalnya dan menjadi salah satu untuk menargetkan jumlah pemenangan,” katanya.
Total peserta dan tim yang saat ini sedang mengikuti pelatihan mencapai puluhan orang, terdiri dari Kecamatan Kadia dan Wuawua. Rencananya, Relawan Yudhianto-Nirna akan kembali memperkenalkan 2 jurus jitu tersebut kepada warga lainnya yang tersebar di 11 kecamatan di Kendari.
Reporter : Husni Mubarak.







