KENDARI, tirtamedia.id – Berkembangnya teknologi saat ini, membuat peran dan kontribusi kaum milenial sangat dibutuhkan dalam persaingan dunia usaha.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Sucianti Suaib.
Ia menyebutkan, tahun ini pihaknya bakal memperbanyak rekrutan pengusaha di kalangan anak muda atau milenial.
“Karena sekarang banyak pengusaha baru di kalangan anak muda, apalagi saat ini ada dinamakan dunia Metaverse yang banyak digeluti anak muda. Kemudian menjadi miliarder di dunia maya,” kata Sucianti, Rabu (26/01/2022).
Sucianti menambahkan, saat ini Indonesia masih dikatakan negara berkembang, sebab jumlah pengusahanya masih di angka 2 persen dibanding dengan negara maju lainnya, seperti Singapura yang jumlah pengusahanya di atas 7 persen.
“Sebuah negara dikatakan maju, yaitu harus memiliki pengusaha di atas 7 persen. Semakin banyak pengusaha otomatis semakin banyak juga pendapatan suatu negara atau daerah, dan juga semakin bagus juga perekonomian negara tersebut,” ujarnya.
Untuk itu Sucianti menegaskan, pihaknya akan merekrut para pengusaha di kalangan anak muda sebanyak mungkin, dan membentuk mindset anak muda untuk menjadi seorang pengusaha handal.
“Karena kalau semakin banyak pengusaha, otomatis anggaran pendapatannya juga akan semakin meningkat. Tentunya juga akan membantu perekonomian, khususnya di Sultra,” pungkasnya.
Penulis : Husni Mubarak







