KENDARI, tirtamedia.id – Pimpinan Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Endang soroti Gubernur Ali Mazi terkait janjinya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 lalu kepada Masyarakat di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Ketua DPW Partai Demokrat Sulawesi Tenggara itu angkat bicara usai aksi demonstrasi ratusan warga di Kecamatan Lalembuu Kabupaten Konawe Selatan menuntut janji Gubernur Ali Mazi yang berjanji akan memperbaiki jalan di daerah tersebut.
Dalam dokumen yang disampaikan secara lisan maupun tulisan dan bertanda tangan, Gubernur Ali Mazi pada kampanye pilgub tahun 2018 lalu menyampaikan akan melakukan pengaspalan jalan di Kecamatan Lalembuu apabila terpilih menjadi Gubernur Sulawesi Tenggara.
Endang mengaku heran dengan mempertanyakan sikap Gubernur Ali Mazi yang tidak mau menunaikan janjinya kepada masyarakat Lalembuu padahal sudah terpilih sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara dan memimpin kurang lebih 5 tahun. Bahkan Ali Mazi juga telah membentuk tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).
“Tokoh di TGUPP, begitu juga Pimpinan dan Anggota DPRD Sultra, kok diam saja dan tidak mau mencegah kekonyolan Ali Mazi ini. Ada apa ini,” ungkap Endang
Mantan Pimpinan DPRD Sultra itu menyebut Gubernur Ali Mazi berbohong bukan saja kepada masyarakat Lalembuu tapi kepada hampir semua rakyat di Sulawesi Tenggara karena selalu menjanjikan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan malah banyak membangun proyek mercusuar yang hanya menghabiskan banyak anggaran hingga triliunan.
Proyek mercusuar itu seperti pembangunan Jalan Toronipa-Kendari yang menelan anggaran kurang lebih Rp 1,5 triliun, Rujab Gubernur Rp 150 miliar, Perpustakaan lebih dari Rp 100 Miliar dan Patung Oputa Yikoo Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi di Bau-Bau senilai Rp 70 miliar.
Selain itu Rumah Sakit Jantung kurang lebih Rp 400 miliar dan yang teranyar adalah Ali Mazi sementara membangun kantor Gubernur 21 lantai dengan anggaran kurang lebih 400 miliar.
“Coba hitung saja berapa biaya pemeliharaan dan pembersihan gedung Kantor Gubernur 21 lantai, belum lagi mau dimanfaatkan untuk apa, belum lagi kantor-kantor SKPD yang lama mau diapakan” beber Endang.
Sementara itu warga Kecamatan Lalembuu Kabupaten Konawe Selatan berharap dan meminta pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengaspal dan memperbaiki jalan tersebut.
“Jadi ini adalah salah satu Jalan Provinsi yang belum diperbaiki oleh pemerintah di Kabupaten Konawe Selatan Kecamatan Lalembuu Provinsi Sulawesi Tenggara. Kita berharap agar Bapak Presiden untuk bagaimana kiranya jalan ini bisa segera diperbaiki ke depannya,” ujar Rijal.
(Penulis : Husni Mubarak/tirtamedia.id).







