KENDARI, tirtamedia – Jelang pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut, Perintah provinsi Sulawesi Tenggara mengingatkan Koni Sultra untuk lebih memprioritaskan atlet ketimbang memperbanyak official.
Asrun Lio, Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra menekankan agar Koni Sultra memastikan keberangkatan atlet ke PON nanti merupakan atlet potensial yang dapat memgharumkan nama daerah dan tidak memberangkatkan official yang hanya menjadi beban APBD.
“Pastikan bahwa kita pergi atau melaksanakan Pon tidak untuk hura-hura dengan official yang banyak, lebih banyak official daripada atletnya,” kata Asrun saat memimpin apel di Kantor Gubernur Sultra. Senin (15/7/2024).
Sekda kembali berharap induk olahraga (Koni) tidak memberangkatkan atlet yang tidak potensial atau hanya untuk mencukupkan tim namun tidak berpotensi meraih medali serta official tim yang tidak penting dalam mendukung cabang olahraga.
“Kita mengirim atlet-atlet yang berpotensi untuk mendapatkan medali kalau hanya untuk mencukupkan tim-tim saja tidak ada potensi mendapatkan medali ya lebih baik tidak diberangkatkan saja,” katanya.
Asrun lio meminta Koni untuk mempersiapkan cabang olahraga potensial untuk bisa mengikuti Pon XXI Aceh- Sumut yang rencananya akan dilaksanakan pada September mendatang.
“Tapi cabang-cabang yang berpotensi itu, untuk segera kita persiapkan dengan baik,” katanya.
Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (Pon) mendatang pemerintah provinsi melalui dinas Kepemudaan dan Olaharag Sultra telah menggelontorkan anggaran hibah sekitar Rp11 miliar.(red)







