KENDARI, Tirtamedia.id – Personel Polsek Poasia mengamankan enam pelajar yang terlibat tawuran di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kapolsek Poasia, AKP Muh. Salam mengaku, tawuran yang melibatkan sekelompok pelajar dari SMK 2 Kendari dan SMK 4 Kendari ini terjadi, Jumat (29/10/2021) sekitar pukul 13.50 WITA.
“Benar, tadi siang kejadiannya. Tawuran itu melibatkan anak SMK 2 Kendari dan SMK 4 Kendari,” katanya dalam sambungan telepon.
Salam menambahkan, ada enam pelajar yang diamankan diduga menjadi otak provokasi terjadinya tawuran itu. Mereka diamankan sembari diberikan edukasi oleh jajaran Polsek Poasia agar tak mengulangi kejadian yang sama.
“Sekitar enam orang ini kita amankan, hanya untuk diedukasi. Tawuran tersebut bisa berdampak buruk bagi keselamatan mereka. Apalagi, beberapa diantaranya terlibat aksi kejar-kejaran menggunakan kayu balok dan benda-benda berbahaya lainnya,” ungkapnya.
Salam menambahkan, tawuran kedua pelajar SMK ini terjadi karena percakapan beberapa pelajar di media sosial. Tidak diketahui pasti motif pertikaian ini, namun kedua kelompok saling sindir di media dan berencana bertemu untuk saling adu jotos.
Salam berharap, pihak sekolah termasuk orang tua di rumah bisa mengontrol anak-anak mereka agar kasus serupa tak terulang lagi.
Meski begitu, aksi kedua kelompok pelajar itu berhasil dibubarkan polisi dan masyarakat setempat. Tak ada korban jiwa dalam insiden tawuran ini, namun arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian mengakibatkan macet dan beberapa pengendara panik melihat aksi kejar-kejaran itu.
“Saya kira apa yang banyak orang, ternyata itu anak-anak masih berseragam sekolah mau tawuran kayanya. Makanya saya langsung ambil jalan pintas juga tadi,” ujar salah seorang warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







