KENDARI, tirtamedia.id – Jelang bergulirnya PON XXI Aceh dan Sumut, sejumlah pengurus cabang olahraga (Cabor) di Sultra menemui Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto di Kantor Gubernur Sultra. Senin (26/02/2024) pagi.
Mereka datang untuk menyerahkan MOSI tidak percaya dan tidak mengakui kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Sulawesi Tenggara yang dipimpin oleh Alfian Taufan Putra.
Juru bicara cabang olahraga, La Sawali menyampaikan, pernyataan ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap pengurus KONI yang tidak memberikan kejelasan kepada Cabor berangkat menuju PON XXI Aceh dan Sumut September mendatang.
Dihadapan Pj Gubernur, La Sawali juga menyampaikan MOSI tidak percaya ini dikeluarkan karena tidak adanya transparansi anggaran salah satunya yaitu laporan pertanggung jawaban Porprov tahun lalu di Kota Baubau dan Buton yang kini bermasalah dan sementara dalam pemeriksaan BPK Sultra.
“Kami saat ini menyatakan tidak percaya lagi dengan Kepengurusan KONI Sultra yang dipimpin oleh Alfian Taufan Putra. Kami berharap Pj Gubernur bisa menyikapi hal yang kami sampaikan hari ini,” katanya.
Pengurus cabor menilai kepengurusan KONI saat ini sudah tidak lagi memiliki visi yang jelas yang dikhawatirkan akan berdampak pada perkembangan olahraga di Sulawesi Tenggara.
Sementara itu Pj Gubernur Andap Budhi Revianto mengungkapkan, pemerintah provinsi Sultra akan segera menindak lanjuti pernyataan MOSI tersebut.
“Untuk anggaran KONI Sultra kami akan melakukan review sehingga kontingen Sultra di PON XXI mendatang nantinya tidak memalukan nama daerah,” ujarnya.
Reporter : Husni Mubarak.







