KENDARI, tirtamedia.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan bimbingan teknis (bimtek) pemantapan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu 2024, yang meliputi pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari pada Minggu malam.
Ketua KPU Sultra, Asril, menyampaikan bahwa bimtek ini bertujuan untuk memastikan seluruh penyelenggara pemilu di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota memahami teknis pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, sehingga tidak terjadi kekeliruan di lapangan.
“Jangan main-main mengikuti kegiatan ini. Anggaran negara yang digunakan sangat besar, dengan harapan yang tinggi dari masyarakat Sultra, sekitar 2,7 juta jiwa, kepada kita semua. Tanggung jawab yang kita emban untuk menghasilkan pemimpin di daerah masing-masing sangat besar,” tegas Asril. Minggu (10/11).
Asril menekankan pentingnya kegiatan bimtek ini, karena terkait langsung dengan pemungutan dan penghitungan suara, yang akan menentukan kualitas pemilu. Ia juga mengingatkan agar peserta bimtek, khususnya para anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang hadir, fokus selama kegiatan ini.
“Tidak ada gunanya jika di tanggal 27 nanti kita tidak bekerja maksimal. Mohon kepada teman-teman PPK yang terundang malam ini, fokuslah, nanti selesai tugas baru bisa kita bersantai,” kata Asril.
Lebih lanjut, Asril mengingatkan seluruh penyelenggara pemilu untuk menjaga integritas dan tidak tergoda oleh janji-janji dari pasangan calon.
“Di setiap kesempatan saya selalu mengingatkan kita semua, mudah-mudahan kita tidak tergiur dengan hal-hal yang dijanjikan masing-masing pasangan calon,” ujarnya.
Kepala Bagian Teknis KPU Sultra, Baharuddin, menambahkan bahwa kegiatan bimtek ini juga bertujuan sebagai jalur koordinasi untuk memberikan pemahaman kepada seluruh penyelenggara pemilu, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga badan ad hoc.
“Ini bertujuan agar pada pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara dapat berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.
Bimtek ini akan berlangsung hingga esok hari, dengan rencana dilanjutkan kegiatan teknis lainnya seperti pelatihan penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap), untuk mendukung pelaksanaan pemilu yang akuntabel dan transparan di Sulawesi Tenggara.(*)







