KENDARI, tirtamedia.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat tertutup, jelang pelaksanaan pekan olahraga nasional (PON) ke- XX Papua. Rapat tersebut digelar di rumah jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Selasa 24 Agustus 2021.
Dalam rapat persiapan yang digelar secara tertutup, sejumlah jurnalis yang akan meliput rapat tersebut terpaksa hanya bisa menunggu di luar pintu masuk rujab.
“Iya wartawan dilarang meliput, informasi dari dalam,” ujar salah seorang Satpol PP yang berjaga di depan pintu masuk.
Salah satu pengurus KONI Sultra, Salam Sahadia yang ditemui sebelum masuk ke ruangan rapat menjelaskan, agenda rapat yakni menyangkut persiapan atlet Sultra pada pelaksanaan PON mendatang.
“Untuk mematangkan persiapan atlet jelang pelaksanaan PON mendatang,” ungkapnya.
Salam membantah, bila agenda rapat yang melibatkan pengurus KONI dan cabang olahraga se- Sultra ini digelar tertutup, menurutnya media dilarang masuk untuk liputan hanya karena persoalan pengetatan PPKM.
“Rapatnya sih terbuka, tapi karena dalam kondisi PPKM jadi peserta dibatasi,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada informasi keputusan hasil rapat yang dipimpin oleh Sekda Sultra, Nur Endang Abbas.
Sebelumnya, sejumlah masalah terjadi dalam persiapan pelaksanaan PON Papua. Salah satunya pembayaran intensif atlet dan pelatih, hingga perlengkapan latihan atlet yang belum diserahkan meskipun para pelatih dan atlet sudah membutuhkan dalam program pemusatan latihan daerah (Pelatda).
*Redaksi







