KENDARI, Tirtamedia.id – Identitas dan kronologi mayat yang ditemukan mengapung di Perairan Teluk Kendari pada Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 08.30 WITA, akhirnya terungkap.
Korban adalah seorang wanita paruh baya inisial M (70) warga Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.
Anak korban M bernama Lusiana (39) saat ditemui di Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Kendari mengatakan, korban meninggalkan rumah sejak Selasa (26/7/2022).
“Kemarin sempat baku tengkar dengan anak ku (cucu korban). Mungkin korban merasa tersinggung kemudian meninggalkan rumah setelah Ashar,” bebernya.
Saat korban pergi dan hingga malam tak kunjung pulang, Lusiana bersama keluarga lainnya sempat melakukan pencarian. Namun, mereka tak menemukannya.
Lusiana baru mendapat informasi itu setelah adanya informasi dari rekannya bahwa ibunya ditemukan mengapung di Perairan Teluk Kendari atau tepatnya Jalan Pembangunan, Kelurahan Benu-benua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.
Saat itu juga, Lusiasa langsung menuju Rumkit Bhayangkara Kendari untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Alhasil, mayat tersebut memang benar adalah orangtuanya. Tangis pecah pun tak terhindarkan dari Lusiana dan keluarga lainnya.
“Tidak ada riwayat penyakitnya. Sehat-sehat terus selama ini,” paparnya.
Saat ini, jenazah korban masih di ruang jenazah Rumkit Bhayangkara Kendari. Rencananya akan dilakukan visum lebih dulu sebelum dipulangkan di kediamannya.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







