tirtamedia.id – Kasus Covid-19 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melonjak dan menimbulkan kekhawatiran banyak pihak. Tenaga kesehatan (Nakes) sebagai garda terdepan menangani pasien Covid-19, semakin kewalahan dengan angka situasi ini.
Per 15 Juli 2021, data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Kendari, mencatatkan penambahan 109 kasus Covid-19 tersebar diberbagai kecamatan. Total 73 meninggal dunia.
Mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus makin parah, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, membuka lowongan bagi masyarakat yang ingin menjadi relawan perawat untuk ruang isolasi Covid-19.
Penerimaan itu tertuang dalam Pengumuman Nomor:007/2919.3/2021 tentang Penerimaan Relawan Perawat untuk Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Kota Kendari Tahun 2021.
Direktur RSUD Kota Kendari, dr Sukirman menjelaskan, rekrutmen relawan ini, merupakan salah satu upaya mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 yang lebih tinggi di Kota Kendari.
“Kita antisipasi, sebelum terjadi peningkatan kita antisipasi. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Makanya kita siapkan memang perawat,” ujar dr Sukirman saat dikonfirmasi via telepon, Kamis, 15 Juni 2021.
Selain membuka rekrutmen untuk tambahan tenaga perawat, Sukirman mengaku, pihaknya juga telah menambah satu ruang isolasi baru. Ruang isolasi tersebut nantinya bisa menampung sekira 30 pasien Covid-19. Para relawan yang dinyatakan lolos, akan ditempatkan di ruangan tersebut untuk merawat pasien Covid-19.
Proses rekrutmen, katanya, sudah mulai dibuka sejak 13 Juli 2021. Sampai saat ini, terdapat sekira 10 orang yang telah mendaftarkan diri melalui email RSUD Kota Kendari sebagai relawan perawat.
“Sampai hari ini sudah ada sekitar 10 orang, saya lihat secara di sistem online tadi. Kalau sudah sampai 20 orang pendaftar langsung kita wawancara, untuk syarat dan gaji semua kita sudah siapkan,” ujarnya.
Meski menerapkan persyaratan khusus dalam rekrutmen tersebut, namun pihak RSUD tetap mengutakan relawan dengan latar pendidikan minimal D3 keperawatan. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan surat keterangan sehat dari dokter.
Syarat lainnya, usia minimal 35 tahun. Dan bagi pelamar wanita, tidak disarankan bagi yang sedang hamil. Soal gaji, perbulannya, relawan akan mendapatkan gaji sekira Rp3 juta.
“Intinya mereka harus siap di tempatkan di ruang isolasi, karena kan kita siapkan ruang isolasi tambahan. Makanya kita juga butuh tambahan perawat. Untuk masa kerja, mereka akan di kontrak selama tiga bulan,” tutupnya.
Penulis: Fahmi







