KENDARI, tirtamedia.id – Sebanyak 159 personil Brimob Polda Sultra dikerahkan untuk pengamanan aksi unjuk rasa di PT Antam Kabupaten Konawe Utara (Konut) minggu (04/06/2023) malam.
Ratusan personil pengamanan aksi unjuk rasa perusahaan tambang tersebut diberangkatkan sekitar pukul 20.30 WITA dari Markas Komando (Mako) Brimob Polda Sultra menuju Polres Konawe Utara.
“Untuk mem backup satuan kewilayahan dalam hal ini Polres Konawe Utara pengamanan giat (demonstrasi) di PT Antam,” kata Danyon Gegana Brimob Polda Sultra, Kompol I Ketut Arya Wijanarka saat dikonfirmasi wartawan.
Arya menjelaskan selain ratusan personel, Brimob Polda Sultra juga menerjunkan puluhan kendaraan anti huru hara guna pengamanan aksi unjuk rasa masyarakat yang rencana bakal dilakukan pada Senin (05/06/2023) besok.
“Kemampuan peralatan itu ada PAH dan Detasemen 45 anti anarkis namanya. Jadi kita pake (kerahkan) 30 motor dan 13 mobil. Mobil AWC dan Water Canon,” ujarnya.
Menurut masyarakat Molawe demonstrasi di PT Antam Konawe Utara dilakukan untuk meminta perusahaan segera beraktivitas kembali dan memberdayakan masyarakat sekitar. Pasalnya pasca PT Antam tidak beraktivitas ribuan pekerja dan masyarakat lokal kini berstatus pengangguran akibat kehilangan pekerjaan. Hal ini terjadi, akibat tidak ada lagi kegiatan pertambangan di wilayah PT Antam Konut.
“Kami hanya meminta agar PT Antam segera memberdayakan masyarakat sekitar dengan membuka kembali aktivitas,” ungkap Ikbal pada Kamis (9/2/2023).
Pada unjuk rasa yang dilaksanakan pada Kamis (9/2/2023) lalu masyarakat berhasil menduduki dan menyegel kantor PT Antam.
(Penulis : Husni Mubarak/tirtamedia.id).







