KENDARI, tirtamedia.id – Haidir Saputra dan Irma, dua dari 574 Jamaah calon haji asal Kota Kendari yang akan diberangkatkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji 1444 Hijriah 2023.
Haidir dan Irma merupakan warga di Kelurahan Dapu-dapura, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Haidir sehari-hari berprofesi sebagai pedagang di Mal Mandonga Kota Kendari dan Irma yang tidak lain adalah Ibu kandungnya bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga atau ITR.
Dari ratusan jamaah calon haji Kota Kendari yang akan diberangkatkan pada Juni mendatang, Haidir merupakan satu-satunya calon Jamaah termuda dengan usia yang masih 18 tahun.
“Alhamdulillah, iya insyaallah berangkat sama ibu,” kata Hadir saat ditemui di rumahnya Lorong Fajar Merantau Dapu-dapura Kota Kendari Rabu (31/05/2023).
Anak kedua dari empat orang bersaudara itu akan menggantikan posisi ayahnya yang sudah meninggal dunia untuk berangkat ke Mekah Arab Saudi bersama Irma ibunya.
“Berangkat karena pelimpahan dari orang tua Almarhum ayah, saya yang gantikan. Senang Alhamdulillah karena ini sudah panggilan dari Allah,” ucapnya.
Sementara itu Irma (ibunya) mengaku sudah belasan tahun menabung untuk menunaikan rukun islam ke lima yang sebelumnya direncanakan bersama Almarhum suaminya namun tertunda akibat pandemi covid-19.
“Sudah 11 tahun menabung untuk berangkat haji. Rencananya 2020 kemarin, tapi sempat tertunda pas corona,” ujarnya.
Irma dan anaknya Haidir Saputra masuk di dalam kloter 24 yang akan diberangkatkan oleh Pemkot Kendari pada 10 Juni 2023 melalui embarkasi Makassar Sulawesi Selatan.
(Penulis : Husni Mubarak/tirtamedia.id).







