KENDARI, tirtamedia.id – Walikota Kendari Sulkarnain Kadir memastikan pembangunan gadung baru kantor walikota kembali dilanjutkan, meski sebelumnya sempat tertunda akibat dampak pandemi Covid-19 dan refocusing anggaran di tahun 2020.
Menurut Sulkarnain, saat ini progres pengerjaan secara keseluruhan telah mencapai 80 persen. Hal itu diketahuinya, usai melakukan peninjauan secara langsung.
“Untuk podium tinggal finishing. Kalau towernya sudah sementara dibangun,” ujar Sulkarnain Kadir, Sabtu 28 Agustus 2021.
Ia menjelaskan, pengerjaan gedung baru kantor walikota dibagi menjadi tiga area, yakni area parkir, gedung podium dan tower. Tahun ini, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp80 miliar, untuk biaya pembangunan gedung dan interior.
“Khusus area parkir, dibangun tiga lantai. Dua lantai basement dengan kapasitas sekitar 207 unit kendaraan roda empat dan 1 lantai dasar untuk area perpustakaan sekaligus parkiran komersil dengan kapasitas 18 roda empat dan 677 unit kendaraan roda dua. Daya tampungnya cukup untuk menampung seluruh kendaraan yang selama ini menggunakan bahu jalan,” jelasnya.
Sementara untuk gedung podium, lanjutnya, digunakan sebagai pusat pelayanan publik dengan konsep One Stop Service. Konsep itu memberikan dirancang untuk memudahkan masyarakat yang hendak mengurus keperluan administrasi kependudukan (Adminduk) maupun perizinan lain di satu tempat.
Selain itu, tower Balai Kota akan difungsikan sebagai ruang kerja beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) pelayanan dan non pelayanan.
“Nanti di sana masyarakat bisa urus e-KTP, izin usaha, PBB, bisa ngurus SIM. Kita juga minta BPN buka counter untuk pelayanan pembuatan sertifikat tanah, sehingga orang bisa datang satu titik,” pungkasnya.
Untuk diketahui, proyek pembangunan gedung baru kantor Walikota Kendari menghabiskan anggaran sekira Rp250 miliar, dengan target pengerjaann hingga 2022.
Penulis : Muhammad Anca






