KENDARI, tirtameadia.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menggenjot pembangunan rumah sakit (RS) khusus jantung dan pembuluh darah. Untuk tahap dua, proses pengerjaan fisik telah mencapai 35 persen.
Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Pahri Yamsul menyebutkan, saat ini pihak kontraktor tengah mempersiapkan pengerjaan fisik bangunan untuk lantai sebelas.
“Progresnya sudah 35 persen, kita perkirakan Desember mendatang tiang lantai 17 sudah rampung dan pada tahun 2022 pekerjaan akan masuk pada tahap penyelesaian atau finishing,” ujar Pahri, saat ditemui awak media ini, Kamis 26 Agustus 2021.
Menurut Pahri, faktor cuaca juga sangat menentukan selama proses pengerjaan. Ia tak menampik, cuaca buruk yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir menyebabkan proses pengerjaan terhambat.
“Meski begitu kita upayakan target tahap ke dua ini bisa selesai bulan Oktober tahun depan,” jelasnya.
Sebagai informasi, pembangunan RS Jantung di areal 6,5 hektar itu menghabiskan anggaran sekitar Rp316 miliar untuk tahap ke dua dengan menggunakan anggaran pinjaman dari PT Multi Sarana Infrastruktur (SMI). Sementara pada tahap pertama telah menghabiskan anggaran sekitar Rp90 miliar dari APBD.
Penulis : Muhammad Anca







