KENDARI, Tirtamedia.id – Identitas pria yang ditemukan membusuk di Kolong Jembatan Tripping Jalan Buburanda, Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin siang (31/10/2022) akhirnya terungkap.
Kasubdit Pelayanan Medis (Yanmed) Biddokkes Rumkit Bhayangkara Kendari, Abidin mengatakan, beberapa orang yang mengaku keluarga korban datang di RS Bhayangkara Kendari untuk mengecek jenazah korban.
Setelah beberapa jam dilakukan pemeriksaan dan mengidentifikasi sejumlah tanda lahir di jasad korban, pihak keluarga meyakini bahwa pria tersebut adalah La Sainufi (43) warga Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.
“Mereka meyakini bahwa korban adalah keluarganya dari gigi jenazah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (4/11).
Selain itu, pihak keluarga menilai bahwa pria yang akrab disapa La Ufi itu seringkali berkeliling di Kota Kendari, sembari mengambil barang-barang bekas dan dibawa di kolong jembatan. Namun, sejak 2 Minggu terakhir, La Ufi tidak pernah kelihatan lagi.
Informasi yang dihimpun dari keluarga korban, La Ufi diduga mengalami gangguan kejiwaan. Bahkan, korban seringkali tidur di kawasan Masjid Al-Alam Kendari namun dia terusir hingga akhirnya menetap di Kolong Jembatan Tripping.
Dari kecocokan tanda-tanda yang disebutkan oleh pihak keluarga, RS Bhayangkara Kendari selanjutnya menyerahkan jenazah almarhum ke keluarganya untuk dikebumikan.
Diberitakan sebelumnya, seorang pemancing bernama Muhammad Suparjo (36) bersama adiknya digegerkan dengan bau menyengat dari kolong Jembatan Tripping Kendari. Saat keduanya mendekat, mereka melihat mayat seorang pria yang sudah dipenuhi belatung.
Selanjutnya, keduanya melaporkan kejadian itu di warga dan polisi setempat. Polresta Kendari yang mendapat laporan itu langsung berkoordinasi dengan pihak RS Bhayangkara Kendari menuju TKP untuk mengevakuasi jenazah korban.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







