KENDARI, Tirtamedia.id – Sebanyak 931 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Sulawesi Tenggara (Sultra) siapkan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji 2022.
Ratusan JCH yang terbagi dalam tiga kloter keberangkatan dijadwalkan menuju embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 21 Juni 2022, melalui 6 titik pemberangkatan. Sebelum akhirnya terbang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju Mekkah, Arab Saudi pada 23 dan 24 Juni 2022.
“Jumlah jamaah dan petugas haji Sultra untuk musim Haji 1443 H/ 2022 M yaitu 931 jamaah. Dengan jumlah 3 kloter yang terdiri dari kloter 6 berjumlah 393 jamaah, kloter 7 berjumlah 393 jamaah, dan kloter 8 berjumlah 145 jamaah,” beber Kakanwil Kemenag Sultra, Zainal Mustamin.
Gubernur Sultra, Ali Mazi berharap dalam pelaksanaan ibadah haji, para JCH harus dalam keadaan mampu. Baik mampu dalam segi ekonomi, mampu secara fisik dan mampu dalam ilmu penunaian ibadah haji.
“Mampu secara ekonomi sangat diperlukan, karena ibadah haji membutuhkan biaya yang tidak sedikit, baik dari transportasi, akomodasi, administrasi dan lain-lain,” ujar Ali Mazi usai melepas JCH asal Sultra di Aula Kedatangan Arafah Asrama Haji, Senin (20/6/2022).
Selain itu, sambungnya, mampu secara fisik juga merupakan bagian yang utama. Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kesehatan jasmani dan rohani, demikian halnya dengan kemampuan pengetahuan, wawasan dan manasik haji untuk kesempurnaan penunaian ibadah haji.
Ia juga berpesan kepada jamaah calon haji agar menjaga kesehatan, menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia serta memperbanyak berdoa.
Diketahui, 6 titik pemberangkatan Jamaah Calon Haji asal Sultra akan bertolak ke embarkasi Makassar, Sulsel melalui Bandara Haluoleo, Bandara Sugimanuru, Bandara Betoambari, Bandara Sangia Nibandera, Bandara Matahora, dan Pelabuhan Feri Siwa.
Reporter: Annisa Aprilia Monoarfa







