Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra, La Ode Muh. Fitra Arsyad mengatakan pasar murah yang digelar pihaknya akan dilaksanakan selama 5 hari ke depan.
“Hari ini kami menyediakan sebanyak 300 dos minyak goreng berukuran 2 liter dan 1.200 kupon untuk diberikan kepada masyarakat yang akan membeli minyak goreng,” katanya.
Fitra menambahkan selama lima hari ke depan, pihaknya akan menyediakan kurang lebih 1.500 dos minyak goreng yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat.
“Untuk harganya sendiri kami sesuaikan dengan harga yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 14.000, per liternya. Namun yang disediakan kali ini yaitu minyak goreng kemasan dengan ukuran 2 liter, sehingga warga dapat membeli dengan harga Rp 28.000,” ujarnya.
Fitra menjelaskan untuk mengantisipasi warga yang melakukan pembelian secara dobel atau dua kali, pihaknya melakukan validasi identitas dengan memeriksa serta mencatat kartu keluarga (KK).
“Jadi bagi warga yang sudah membeli minyak hari ini, kita minta kartu keluarganya untuk diperiksa dan di data. Sehingga besok tidak datang lagi, dan ini kita lakukan agar dapat memberikan minyak goreng secara merata kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu salah seorang pembeli, Fitri mengatakan dengan adanya pasar murah ini dapat meringankan serta memudahkan masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng.
“Walaupun harganya murah, tapi susah untuk beli minyak goreng karena harus antri dulu. Saya datangnya dari jam 6 pagi tadi, nanti jam 8 ini baru dapat, lumayan, tapi alhamdulillah ada,” ungkapnya.
Disperindag Sultra berharap dengan adanya pasar murah, dapat membantu masyarakat membeli minyak goreng, sebab saat ini ketersediaan minyak goreng di Kota Kendari masih mengalami kelangkaan.
Penulis : Husni Mubarak







