KOLAKA TIMUR, Tirtamedia.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tak ingin terburu-buru menentukan sikap dalam pemilihan Wakil Bupati Koltim sisa jabatan 2022-2023.
Ketua NasDem Koltim, Yudo Handoko mengatakan, salah satu alasan sehingga partai dengan kursi terbanyak di DPRD ini belum menyatakan sikap dan dukungannya adalah berkaitan dengan visi misi.
Ada tiga nama yang telah diusung oleh partai pendukung lainnya. Ketiganya adalah Abdul Aziz mengantongi surat rekomendasi partai Gerindra, Diana Massi direkomendasikan PDIP, sedangkan Dalle Efendi mengantongi surat dari DPP partai Demokrat.
“Kalau NasDem tidak mau nyatakan sikap saat ini. Kita mau dengarkan dulu visi misi ketiga nama-nama ini, kemudian kami akan diskusikan di internal partai,” tegasnya.
Yudo menambahkan, ketiga calon Wakil Bupati Koltim yang diusung telah membangun komunikasi dengan Partai NasDem. Tetapi, pihaknya memberikan ruang secara terbuka kepada mereka agar bisa berkompetisi dengan sehat.
“Intinya kami akan melihat mana calon potensial, dan calon yang bisa menang serta membawa perubahan untuk Kolaka Timur,” jelasnya.
NasDem Koltim dinilai sebagai pemilik suara mayoritas pada pemilihan Wakil Bupati Koltim. Yudo mengaku, pihaknya tidak menutup diri apalagi membatasi ruang gerak para anggota DPRD Koltim dari Partai Nasdem.
Kata dia, banyak informasi bahwa anggota DPRD dari Nasdem sudah bertemu dengan tiga calon Wakil Bupati Koltim. Tapi, itu disebut sebagai hal yang wajar dalam konteks politik.
“Saya selaku ketua tidak mau membatasi anggota, silakan saja bertemu dan berkomunikasi dengan calon wakil bupati. Tapi kedepannya kita harus tetap putuskan mana yang akan didukung. Saya sendiri sudah ketemu dengan para calon wakil ini, pada prinsipnya kami membuka ruang kepada semua calon,” terangnya.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







