KENDARI, Tirtamedia.id – Sekretariat Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) di demo, Rabu (2/2/2022).
Demo tersebut dilakukan sekelompok pemuda yang tergabung dalam Forum Kajian Pemuda Mahasiswa Indonesia (KPMI) Sultra.
Penanggung jawab aksi, Hardianto mengatakan, pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI XI yang akan di gelar di akhir Februari 2022, diharapkan dapat menciptakan pemimpin yang mampu membawa perubahan di Bumi Anoa.
Seluruh panitia khususnya Stering Komite didesak agar benar-benar independen, dan tidak diintervensi oleh pihak manapun. Apalagi, katanya, terdapat salah satu bakal calon anak pejabat di Sultra.
“Ini adalah lembaga independen, kami inginkan yang lahir kedepan benar-benar orang yang terpilih. Bisa menjadi sosok pemimpin yang dapat melahirkan pengusaha-pengusaha muda lainnya di Sultra,” ujarnya saat ditemui.
Saat bertandang di tempat tersebut, massa tidak ditemui satu orang pun panitia. Massa berjanji akan kembali menggelar aksi unjuk rasa dalam jumlah yang besar kedepannya.
Dia menambahkan, sebagai tuan rumah dalam agenda ini, mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar ikut mengambil peran dalam Musda HIPMI Sultra XI nantinya.
“Kami mendukung Ketua Komite pelaksanaan Musda XI agar menyukseskan agenda ini, tanpa intervensi dari siapapun,” ujar salah satu massa aksi,
Untuk diketahui, pendaftaran bakal calon Ketua BPD HIPMI Sultra telah dibuka sejak 24 Januari hingga batas akhir 29 Januari 2022.
Sebelumnya, ada tiga nama yang mengambil formulir pendaftaran yaitu putra Gubernur Sultra Ali Mazi, Alvian Taufan Putra, kemudian Husmaluddin dari Kolaka, dan Ketua HIPMI Konawe Selatan, Dirga Mubarak.
Tetapi, yang sudah mengembalikan formulir hanya dua yaitu Alvian Taufan Putra dan Dirga Mubarak.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







