KENDARI, tirtamedia.id – Bank Indonesia (BI) Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat pertumbuhan ekonomi pada Tw III 2021 tumbuh sebesar 3,97 persen, lebih tinggi dibandingkan nasional yang tercatat sebesar 3,51 persen (yoy).
Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BI Sultra Bimo Epriyanto, saat melaksanakan bincang bersama media di salah satu Resto di Kota Kendari, Jumat (07/01/2022).
Bimo menjelaskan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional, pertumbuhan ekonomi di Sultra pada tahun 2021 mengalami peningkatan lebih tinggi dibandingkan 2020, yakni dari 3,2 persen tumbuh menjadi 4,0 persen (yoy) yang terjadi pada beberapa sektor lapangan usaha.
“Di 2021 pertumbuhan ekonomi di sektor pertambangan dari 19,30 persen naik menjadi 19,76 persen, sektor konstruksi dari 13,18 persen naik 15,58 persen. Sedangkan untuk sektor perdagangan 12,56 persen menjadi 13,09 persen,” terang Bimo.
Bimo menambahkan, naiknya pertumbuhan ekonomi di Sultra salah satunya juga disebabkan karena meningkatnya aktivitas daya beli, dan ekspetasi masyarakat yang sejalan dengan program vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah dan perkembangan Covid-19 yang semakin membaik.
Penulis : Husni Mubarak







