KENDARI, tirtamedia.id – Sejumlah atlet yang mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra), di cabang olahraga dayung pada Pekan Olahraga Nasional PON ke-20 Papua lalu, menginginkan agar Asrama Dayung yang berada di Jalan Pembangunan, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari segera diperbaiki, Selasa (09/11/2021).
Pasalnya, asrama yang juga menjadi tempat tinggal dan pusat latihan para atlet itu kini terlihat sudah mulai rusak dan tidak terawat lagi.
Berdasarkan pantauan wartawan tirtamedia.id terlihat dinding bangunan serta lantai yang terbuat dari material kayu mulai lapuk dan berlubang sehingga membahayakan untuk dilewati.
Yusu Naraemi (17) Salah seorang atlet dayung yang mewakili Sultra pada PON Papua ke 20 kemarin, mengatakan sejak lima tahun tinggal di asrama dayung dirinya hanya mendengar wacana perbaikan saja namun tidak ada realisasi.
“Iya katanya mau diperbaiki tapi sampai sekarang masih begini-begini saja belum ada realisasinya,” ungkapnya.
Hal yang sama juga di ungkapkan rekannya Izal Agung (17), dia mengatakan sudah beberapa kali mendengar tentang adanya perbaikan Asrama Dayung tersebut.
“Sudah sekitar 5 atau 6 kali saya mendengar informasi adanya perbaikan Asrama, bahkan sudah ada yang datang ukur juga disini, tapi sampai sekarang belum diperbaiki,” ujarnya.
Dia menambahkan selain asrama, mereka juga keluhkan soal peralatan latihan seperti perahu Rowing yang masih kurang saat akan digunakan latihan.
Kendati begitu, mereka mengaku tidak mematahkan semangat untuk terus belajar dan berlatih sehingga dapat menjadi atlet yang membanggakan daerah khususnya Provinsi Sulawesi Tenggara.
Meraka sangat berharap agar secepatnya asrama dayung yang menjadi tempat mereka tinggal dan berlatih saat ini untuk segera diperbaiki.
Penulis: Husni Mubarak







