Kendari, tirtamedia.id – Gempa bumi magnitudo 7,7 guncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Senin (8/6/2026) pagi. BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami.
Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kendari Rudin, S.T., M.Geo, peringatan dini tsunami yang dikeluarkan hanya berlaku untuk sejumlah wilayah tertentu.
“Untuk wilayah Sultra (Sulawesi Tenggara) tidak berpotensi tsunami,” kata Rudin saat dikonfirmasi.
Menurut dia, Sultra tidak masuk dalam peta wilayah peringatan potensi tsunami karena jaraknya cukup jauh dari pusat atau titik gempa.
“Jarak pusat gempa dengan Purirano, dari lokasi Stasiun Geofisika Kendari, mencapai sekitar 1.120 kilometer, sehingga dapat dipastikan aman,” tambahnya.
BMKG mendeteksi gempa terjadi pada pukul 06.37 WIB atau 07.37 Wita dengan kedalaman 47 kilometer. Pusat gempa berada sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.
Beberapa wilayah yang disebut BMKG untuk status siaga peringatan yaitu Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.
Penulis: Husni Mubarak







