Muna, tirtamedia.id – Viral warga Desa Mantobua, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), memblokir jalan akses utama menuju kawasan wisata Napabale dan Meleura saat libur Iduladha.
Pemblokiran terjadi di ruas jalan perbatasan Desa Mantobua dan Desa Korihi, Rabu (27/5/2026). Warga menutup total akses kendaraan yang biasa digunakan wisatawan menuju dua destinasi unggulan tersebut.
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang rusak dan disebut telah berlangsung bertahun-tahun tanpa perbaikan dari pemerintah daerah.
Kepala Desa (Kades) Mantobua, La Nsilapa, mengatakan warga terpaksa turun melakukan aksi karena keluhan terkait kerusakan jalan tidak kunjung ditangani meski sudah berulang kali disampaikan.
“Sebenarnya sudah saya sampaikan ke pemerintah daerah apa yang menjadi keluhan warga kita sampaikan, tapi belum ada. Akhirnya kemarin itu warga turun melakukan pemblokiran sebagai bentuk protes atas jalan rusak,” kata La Nsilapa, dikonfirmasi Kamis (28/5/2026).
Ia menjelaskan, ruas jalan rusak tersebut berada di lima desa jalur utama menuju kawasan wisata Napabale–Meleura. Di wilayah Desa Mantobua, kerusakan jalan mencapai sekitar 600 meter.
“Kalau tidak salah, ada sekitar lima desa yang jalannya rusak parah. Di Desa Mantobua itu sekitar 600 meter,” ujarnya.
Meski sempat ditutup saat puncak libur Iduladha, akses jalan kini telah kembali dibuka dan dapat dilalui kendaraan.
Namun, pemerintah desa menyebut warga masih mempertimbangkan aksi lanjutan apabila belum ada respons dari pemerintah daerah atau perwakilan yang turun langsung menemui masyarakat.
“Kemarin setelah aksi itu jalan sudah dibuka kembali. Tapi informasi nya warga akan melakukan aksi lagi sampai ada perwakilan pemerintah daerah yang datang menemui warga,” kata dia.
La Nsilapa mengimbau warga tetap menjaga situasi kondusif serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum dalam menyampaikan aspirasi.
Penulis: Husni Mubarak







