KENDARI – Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari menggelar Apel Pembukaan Siaga SAR Khusus Natal Tahun 2024 dan Tahun Baru 2025 pada Rabu (27/12/2024). Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, dipimpin oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, Amiruddin, dan diikuti oleh Pejabat dan Personel KPP Kendari serta ABK KN SAR Pacitan.
Siaga SAR Khusus ini bertujuan untuk memastikan pelayanan SAR yang cepat, tepat, aman, terpadu, dan terkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati suasana liburan Natal dan Tahun Baru secara aman, lancar, dan nyaman.
Dalam amanat Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Marsekal Madya TNI Kusworo, yang dibacakan oleh Amiruddin, disebutkan adanya peningkatan jumlah masyarakat yang mudik liburan Nataru tahun ini karena bertepatan dengan libur sekolah. Aktivitas perjalanan yang meningkat, baik melalui transportasi darat, laut, maupun udara, disertai ancaman cuaca ekstrem dari BMKG, menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, pelaksanaan Siaga SAR Khusus harus mengutamakan aspek keselamatan.
Kepala Basarnas juga menginstruksikan agar seluruh jajaran teknis Basarnas tidak mengambil cuti tahunan selama Siaga SAR Khusus berlangsung untuk memastikan kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
“Awak kapal dan pesawat siaga di lokasi yang telah ditentukan maupun di homebase masing-masing guna merespons permintaan masyarakat terhadap alutsista yang dimiliki,” kata Marsekal Madya TNI Kusworo dalam sambutannya.
Siaga SAR Khusus Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dilaksanakan selama 19 hari, mulai 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Puncak arus mudik Natal diperkirakan terjadi pada 23-24 Desember 2024, sedangkan puncak arus balik Natal pada 26-27 Desember 2024. Untuk Tahun Baru, puncak arus mudik diprediksi pada 30-31 Desember 2024, sementara arus balik pada 2-3 Januari 2025. Tempat wisata diperkirakan ramai pada 31 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025.
Beberapa potensi ancaman yang perlu diantisipasi selama Siaga SAR Khusus Nataru 2024 meliputi, Bencana Hidrometeorologi: Banjir, gelombang tinggi, longsor, banjir bandang, dan angin puting beliung. Bencana Geologi: Gempa bumi dan tsunami. Kecelakaan Transportasi: Kecelakaan kapal, pesawat, dan jalan raya. Kondisi Membahayakan Manusia: Kedaruratan di tempat wisata.
Untuk kesiapan Nataru, KPP Kendari mengerahkan 117 personel beserta 758 potensi SAR yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Dengan koordinasi yang baik bersama semua pihak terkait, kami optimis pelaksanaan Siaga SAR Khusus tahun ini dapat berjalan aman dan lancar. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegas Amiruddin, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari.
Basarnas Kendari menyebutkan sejumlah Lokasi yang menjadi fokus siaga meliputi, Pelabuhan Nusantara Kendari, Pelabuhan Feri Kendari, Pelabuhan Pangulu Belo Wanci, Pelabuhan Wawonii, Pelabuhan Torobulu, Pelabuhan Murhum, Pelabuhan Raha, Pelabuhan Penyeberangan Kolaka-Bajoe, dan Pelabuhan Tobaku.
Bandara Haluoleo, Bandara Betoambari, Bandara Matahora, dan Bandara Sangia Nibandera.
Tempat Wisata: Wilayah Kendari, Kolaka, Baubau, Wakatobi, Luwu Timur, Konawe Utara, dan Muna.
Pelaksanaan Siaga SAR Khusus ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025.(*)







