JAKARTA, tirtamedia.id – Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto, melalui Sekretaris Daerah Sultra, Asrun Lio merilis Peta Jalan (Roadmap) Hilirisasi Aspal Buton pada Jumat (1/11/2024) di Jakarta.
Langkah ini menjadi tindak lanjut kunjungan Presiden Joko Widodo ke PT Wika Bitumen, Buton, dan penekanan pentingnya hilirisasi dalam acara Business Matching P3DN 2023 di Jakarta.
“Pemerintah berkomitmen membeli semua produk Aspal Buton melalui e-katalog. Langkah ini didukung Inpres Nomor 2 Tahun 2022 untuk memperkuat produk lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Asrun Lio.
Dasar Hukum dan Potensi Aspal Buton, Peta jalan ini didukung oleh beberapa regulasi, seperti, Inpres No. 2/2022 tentang percepatan penggunaan produk dalam negeri. Permen PUPR No. 18/2018 tentang penggunaan Aspal Buton untuk pembangunan jalan. Permendagri No. 15/2023 terkait APBD 2024. Perda Sultra No. 2/2016 tentang pemanfaatan Aspal Buton untuk infrastruktur jalan.
Asrun menambahkan aspal Buton memiliki potensi besar dengan deposit mencapai 663 juta ton, setara dengan kebutuhan aspal nasional selama 100 tahun. Saat ini, produksi Aspal Buton baru mencapai 350 ribu ton per tahun, atau 25% dari kebutuhan nasional sebesar 1,5 juta ton.
Sekda Sultra menekankan pentingnya mendukung investasi yang berdampak positif pada ekonomi lokal. “Kami berharap roadmap ini meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra dan mendorong kemandirian industri nasional,” ungkapnya.
Acara tersebut dihadiri oleh pejabat Kementerian Perindustrian, Kementerian PUPR, dan Kementerian ESDM, serta kepala daerah dan pimpinan perusahaan terkait.
Dengan roadmap ini, Sulawesi Tenggara optimistis menjadi pusat pengembangan Aspal Buton dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.(*)







