KENDARI, tirtamedia.id – Ibu wanita yang jasadnya ditemukan membusuk di dalam rumah di Kecamatan Wua wua Kota Kendari Sulawesi Tenggara menduga ada kejanggalan dalam kematian putrinya.
Ibunya menyebut anak kesayangannya yang diketahui memiliki nama lengkap Siti Marhamah itu meninggal tidak wajar atau tidak seperti yang diduga sebelumnya sengaja gantung diri.
Menurutnya, jika anaknya itu gantung diri meja yang berada tepat diatas kepala saat pertama kali ditemukan tidak dengan posisi berdiri melainkan terpisah karena tertimpa tubuh korban.
“Sementara kepalanya dibawah meja. Terhambur mejanya kalau dia jatuh dari atas. Masa jatuhnya langsung ke kolong (bawah) tidak mungkin,” kata Sukinah ditemui di ruang jenazah RS Bhayangkara. Minggu (05/11/2023) malam.
Sementara itu jasad korban sudah menjalani autopsi oleh tim RS Bhayangkara Kendari, dan dibawa pulang ke Konawe Utara, hasilnya menunggu labfor Makassar guna mengetahui penyebab kematian.
“Belum ada keputusan dari kepolisian katanya tunggu hasil autopsi keluar,” ujarnya.
Sebelumnya pertama kali korban yang diketahui masih berusia 18 tahun dan berstatus janda tersebut ditemukan warga setempat yang tengah melintas didepan rumah.
Warga yang curiga karena mencium aroma menyengat kemudian memeriksa kamar tempat pertama korban ditemukan dan melihat korban dalam posisi tengkurap dan sudah tidak bernyawa.
Warga yang kaget kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Kendari. Polisi yang melakukan olah TKP menemukan seutas tali di dalam kamar korban. Selanjutnya korban dibawah menuju RS Bhayangkara untuk di autopsi.
Penulis : Husni Mubarak.







