KOLTIM, tirtamedia.id – Jelang dilaksanakan Pemilihan Umum atau Pemilu serentak 2024, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) di Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar deklarasi pemilu damai. Kamis (19/102023).
Bertempat di Gedung Aula Pemda Kolaka Timur, deklarasi pemilu damai ini dihadiri oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sultra Asril, Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sultra Iwan Rompo dan seluruh partai politik (Parpol) peserta pemilu 2024.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis dalam sambutannya menghimbau seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam menjaga kondusifitas serta menjadikan pesta demokrasi lima tahunan ini sebagai momentum membangun rasa persaudaraan dan kekeluargaan.
“Jangan karena pemilu 2024 ini membuat kita renggang. Semua masih misteri kita butuh saling merangkul menjaga kedamaian, kita bina hubungan yang baik sehingga keberkahan di daerah ini bisa terus kita rasakan,” katanya.
Selain itu Abdul Azis juga meminta agar seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Kolaka Timur dapat menjaga netralitas atau tidak terlibat dalam praktek politik pada pemilu mendatang.
Sementara Ketua KPUD Sultra Asril menyampaikan tahapan kampanye baik calon anggota legislatif maupun kepala daerah di Kabupaten Kolaka Timur akan dimulai pada 28 November 2023 dan berakhir pada 10 Februari 2024 dengan jumlah daftar calon sementra (DCS) sebanyak 259.
“Dan untuk akhir masa jabatan atau AMJ KPU Koltim itu Maret 2024. Terkait anggaran yang sebentar lagi kita tanda tangan mudah-mudahan bisa menjadi energi untuk menyukseskan pemilu 2024,” ucap Asril.
Untuk diketahui dalam deklarasi pemilu damai ini sekaligus dilaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemda Kolaka Timur bersama penyelenggara pemilu KPUD, Bawaslu dan partai politik peserta pemilu 2024.
Penulis : Husni Mubarak.







