BUTON UTARA, tirtamedia.id — Suasana Warkop RR di Kelurahan Wandaka, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) mendadak berubah menjadi pusat pengetahuan budaya dan sejarah lokal, Senin (30/6/2025), ketika ratusan pelajar dari tingkat SMP dan SMA memadati lokasi pameran budaya Buton Utara.
Antusiasme para siswa yang didampingi guru dan kepala sekolah masing-masing, terlihat saat bergegas mengunjungi setiap sudut stand usai seremoni pembukaan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Buton Utara, Rahman.

Pameran yang digelar oleh Pusat Studi dan Pelestarian Budaya Buton Utara (PSPB-Butur) ini menampilkan koleksi dokumentasi cagar budaya, manuskrip langka, hingga foto-foto kesenian tradisional seperti tari lense, ngibi, alionda, dan seni bela diri silat manca.
Belinda, Ketua OSIS SMA 3 Kulisusu, mengaku terkesima. “Saya suka sejarah dan budaya, dan baru kali ini bisa melihat langsung peninggalan Buton Utara secara menyeluruh. Ini pengalaman yang membuka mata,” ucapnya.

Senada dengannya, Ketua OSIS SMP 3 Kulisusu, Sufyan Akmal Basna, berharap acara serupa dapat digelar lebih sering.
“Saya terharu, ini sangat menyenangkan. Semoga semakin banyak anak muda yang mengenal budaya daerah kita.” kata Sufyan.
Ketua PSPB-Butur, Azmadin, menjelaskan bahwa selain foto dan dokumentasi budaya, pengunjung juga dapat melihat benda-benda seperti alat rumah tangga kuno, vas bunga, dan alat perang peninggalan kolonial.

“Ada pula koleksi foto etnografi, peta toponim kawasan, manuskrip, koin zaman kolonial, hingga potret para raja Kulisusu.
Redaksi







