KENDARI, Tirtamedia.id – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (13/07/2022).
Dalam kunjungan itu, DPR-RI melalui anggota Komisi IX meminta perbankan dan seluruh industri pembiayaan di Sultra, agar mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Kita dorong supaya industri perbankan ini mempermudah akses KUR, terutama bagi pelaku UMKM. Karena UMKM di Sultra masih banyak yang kesulitan berhubungan dengan Bank. Kita dorong supaya pertumbuhannya terjadi percepatan,” kata Anggota DPR-RI komisi IX, Bahtra.
Sementara itu, Kepala OJK Sultra, Arjaya Dwi Raya mengungkapkan, kredit UMKM di Sultra per Mei 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 19,16 persen, dengan pangsa kredit UMKM mencapai 33,61 persen dari total penyaluran kredit sebesar Rp 33,30 triliun.
Arjaya berharap pertumbuhan UMKM di Sultra, dapat terus meningkat seiring terkendalinya dan melandainya kasus Covid-19 di Sultra.
“Diharapkan ini terus meningkat serta diharapkan dari industri perbankan, setelah pandemi melandai terus dapat meningkatkan kredit UMKM. Karena UMKM saat pandemi terbukti dapat bertahan, mudah-mudahan ini ke depan dapat terus meningkat,” ungkapnya.
Untuk diketahui, pertumbuhan kredit UMKM secara Year on Year (YoY) dari tahun ke tahun di dominasi oleh kredit usaha mikro sebesar 104,93 persen dan kredit usaha kecil sebesar 17,95 persen.
Penulis : Husni Mubarak







